Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menaker: Indonesia Perkuat Kerja Sama Ketenagakerjaan dengan Swiss

📅 Jumat, 28 Jun 2024, 14:11 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menaker: Indonesia Perkuat Kerja Sama Ketenagakerjaan dengan Swiss Doc: ANTARA/HO-Kemenaker
Ket. Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah (kanan) menerima kunjungan Duta Besar Swiss untuk Indonesia Olivier Zehnder (kiri) membahas tentang penguatan kerja sama ketenagakerjaan Indonesia dengan Swiss di Kantor Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, Kamis (27/6/2024).

JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan bahwa Indonesia terus memperkuat kerja sama ketenagakerjaan dengan Swiss di berbagai aspek.

Hal tersebut disampaikan Ida saat menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Swiss untuk Indonesia Olivier Zehnder di Kantor Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, Kamis (27/6).

"Dalam pertemuan ini kami saling bertukar pandangan dan masukan terkait kerja sama di bidang ketenagakerjaan antarkedua negara yang telah terjalin selama ini," kata Ida Fauziyah dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat (28/6).

Ida Fauziyah mengatakan Indonesia dan Swiss memiliki kerja sama di bidang ketenagakerjaan melalui Penandatanganan Kesepakatan terkait Kerja Sama dan Isu di Bidang Ketenagakerjaan atau MoU regarding Cooperation on Labour and Employment Issues yang ditandatangani pada 18 Juni 2019.

Kemudian, juga melalui Perjanjian Pertukaran Profesional Muda atau Agreement on Exchange of Young Professional (AEYP) yang ditandatangani pada 30 November 2021.

"Kedua MoU tersebut secara prinsip sudah berjalan, terutama untuk MoU regarding Cooperation on Labour and Employment Issues, itu sudah terimplementasi dengan adanya kelompok kerja bersama atau Joint Working Group (JWG) yang bersifat resiprokal (saling berbalasan)," katanya.

Ida juga menjelaskan melalui MoU regarding Cooperation on Labour and Employment Issues, telah terlaksana tiga kali JWG yang dilaksanakan secara bergantian antara Indonesia dan Swiss, dan untuk JWG keempat, akan dilaksanakan tahun ini di Indonesia.

"Tindak lanjut kerangka kerja sama ini cukup konkret karena memberikan ruang bagi perwakilan tripartit untuk berdiskusi dan berbagi informasi terkait isu-isu ketenagakerjaan, sehingga memudahkan pihak Pemerintah dalam memberikan konklusi yang lebih komprehensif," paparnya.

Ida mengemukakan bahwa MoU ini juga layak untuk diperpanjang, serta dapat mencakup hal-hal konkret yang mudah untuk diimplementasikan dan memberikan manfaat yang signifikan bagi kedua negara.

"Kedua negara memandang bahwa MoU begitu penting bagi kedua negara, sehingga diharapkan MoU dapat segera diperbarui, mengingat MoU tersebut akan berakhir pada tahun ini," ucapnya.

Adapun untuk kesepakatan AEYP adalah bagian dari tindak lanjut Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif antara Indonesia dan Asosiasi Perdagangan Bebas Eropa atau EFTA.

Namun, menurut Ida, kerja sama tersebut masih menghadapi beberapa tantangan dalam implementasinya.

"Perlu pencermatan lagi untuk efektivitas implementasinya terkait pelaksanaan AEYP tersebut, karena ada potensi besar untuk generasi muda antara pihak Swiss maupun Indonesia," tuturnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.