Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ronald Koeman Kecam Belanda

📅 Kamis, 27 Jun 2024, 06:57 WIB | Oleh:
Ronald Koeman Kecam Belanda Doc: Christophe SIMON/AFP
Ket. Penyerang Belanda, Memphis Depay diberi diberikan arahan oleh pelatih Ronald Koeman setelah mencetak gol kedua timnya saat pertandingan Grup D, UEFA Euro 2024 antara Belanda melawan Austria di Olympiastadion di Berlin, Rabu (26/6) dini hari WIB.

BERLIN - Pelatih Belanda, Ronald Koeman, mengecam tim asuhannya atas penampilan dalam kekalahan 3-2 dari Austria di Piala Eropa 2024, Rabu (26/6) dini hari WIB. Kekalahan itu membuat Belanda berada di posisi ketiga Grup D.

Austria memenangkan grup tersebut di depan Prancis. Tetapi Belanda sudah dipastikan lolos ke babak 16 besar, sebagai salah satu dari empat tim peringkat ketiga terbaik, meski kalah di Berlin. Belanda mengalahkan Polandia di pertandingan pembukaan. Dia lalu bermain imbang tanpa gol melawan Prancis. Namun, De Oranje tampil mengecewakan melawan tim asuhan Ralf Rangnick yang terorganisir dengan baik.

"Pertandingan melawan Prancis berjalan cukup baik, dengan mempertimbangkan hasilnya, kami bermain cukup baik sebagai tim. Ttetapi kali ini penampilannya sangat mengecewakan," ujar Koeman. Menurutnya, para pemain tampil buruk dalam aspek-aspek tertentu. Mereka harus menjaga pergerakan lawan dan itu tidak terjadi.

Koeman mengatakan tim asuhannya membuat banyak kesalahan melawan Austria, yang memimpin lebih awal melalui gol bunuh diri Donyell Malen. Cody Gakpo menyamakan kedudukan dan setelah Romano Schmid mencetak gol untuk Austria, Memphis Depay membawa Belanda kembali menyamakan kedudukan. Akan tetapi Marcel Sabitzer kemudian mencetak gol kemenangan Austria menit ke-80.

Koeman menyebut cukup banyak kesalahan. Belanda memulai dengan sangat buruk dalam banyak aspek. Pemain tidak bertahan dengan baik. Ada banyak celah untuk lawan. Tim tidak agresif dan mudah kehilangan bola juga, terutama di awal. "Kami benar-benar sangat buruk," tandasnya.

Belanda memenangkan kompetisi ini untuk pertama dan satu-satunya 36 tahun lalu di Jerman dalam Piala Eropa 1988. Koeman mengatakan, timnya harus meningkatkan performa untuk memiliki kesempatan meraih kejayaan lagi. ben/AFP/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.