Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD Cianjur Pastikan Jalur Selatan Sudah Bisa Digunakan

📅 Rabu, 26 Jun 2024, 17:44 WIB | Oleh:
BPBD Cianjur Pastikan Jalur Selatan Sudah Bisa Digunakan Doc: ANTARA/Ahmad Fikri
Ket. Jalur selatan Cianjur, Jawa Barat, tepatnya di Kecamatan Cibinong yang sempat terputus akibat longsor sudah dapat dilalui kembali, Rabu (26/6).

CIANJUR - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, memastikan jalur utama Cianjur menuju Cianjur selatan tepatnya di Kecamatan Cibinong yang terputus akibat longsor sudah dapat dilalui dari kedua arah, Rabu ini.

Kepala BPBD Cianjur Asep Sukma Wijaya di Cianjur, Rabu, mengatakan tim gabungan langsung melakukan penanganan cepat longsor yang menutup landasan jalan sepanjang 30 meter setelah hujan turun deras, Selasa petang, di jalan penghubung Cianjur-Sindangbarang.

"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun satu bangunan warung milik warga rusak terseret material longsor, dua alat berat diturunkan untuk membuka kembali akses jalan yang terputus akibat longsor," katanya.

Dia menjelaskan, tertutupnya akses jalan menuju selatan itu setelah hujan turun deras dengan intensitas lebih dari dua jam, sehingga menyebabkan tebing setinggi 15 meter longsor menutup ruas jalan utama dan menyeret warung milik warga di pinggir jalan.

Akibatnya akses dari Cianjur menuju Sindangbarang ataupun sebaliknya lumpuh total karena jalan provinsi yang menjadi akses utama tertutup material longsor, sehingga tim gabungan melakukan kordinasi dengan PUPR Provinsi dan Pusat untuk menurunkan alat berat.

"Rabu pagi, alat berat diturunkan ditambah dua unit dump truk untuk membawa material longsor, menjelang siang arus lalulintas sudah kembali normal," katanya.

Namun, pihaknya meminta pengendara yang melintas tetap meningkatkan kewaspadaan dan ekstra hati-hati karena lokasi longsor masih rawan terjadi susulan terutama ketika hujan kembali turun deras dengan intensitas tinggi.

Ditambah di bagian atas lokasi longsor terdapat area persawahan yang rawan longsor karena tanahnya labil ditambah sisa material longsor masih menumpuk di kiri kanan jalan.

"Kami minta pengendara ekstra hati-hati dan waspada saat melintas, lebih baik berhenti ketika hujan turun deras dengan intensitas lebih dari dua jam karena longsor susulan rawan terjadi," katanya.*

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Olahraga
Formula 1: Antonelli Harus ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.