Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bangka Tengah Intervensi Serentak Guna Cegah Stunting

📅 Rabu, 26 Jun 2024, 17:50 WIB | Oleh:
Bangka Tengah Intervensi Serentak Guna Cegah Stunting Doc: ANTARA/Ahmadi
Ket. Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah melakukan intervensi serentak pencegahan kasus stunting, Rabu (26/6).

BABEL - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melakukan intervensi serentak untuk pencegahan kasus stunting serta meningkatkan kunjungan dan cakupan sasaran ke posyandu.

"Melalui intervensi serentak kita berharap dapat mendeteksi dini masalah gizi dan memberikan edukasi pencegahanstuntingkepada seluruh sasaran serta bisa segera melakukan intervensi bagi yang memiliki masalah gizi," kata Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman di Koba, Rabu.

Bupati meminta TPPS tetap fokus dalam intervensi serentak pencegahanstuntingmelalui pendataan, penimbangan, pengukuran, edukasi, intervensi bagi seluruh ibu hamil dan balita secara berkelanjutan.

Angka prevalensistunting di Bangka Tengahpada 2023 tercatat 18,2 persen atau mengalami penurunan tiga persen dibanding 2022 dengan angka prevalensi 21,2 persen.

"Ini merupakan capaian yang menggembirakan dan tidak lepas dari peran dan kerja sama semua pihak yang terus konsisten menekan laju prevalensistuntingdan kita targetkan angkanya bisa ditekan hingga 14 persen pada tahun ini," ujarnya.

Pemkab Bangka Tengah menentukan langkah-langkah strategis "10 Pasti" dalam pelaksanaan pencegahanstunting pada2024.

Langkah 10 pasti tersebut adalah memastikan pendataan catin, bumil, dan balita. Memastikan bumil, catin, dan balita ke posyandu, memastikan alat antropometri terstandartersedia di posyandu.

Kemudian memastikan seluruh kader posyandu memiliki keterampilan, memastikan penimbangan dan pengukuran menggunakan alat antropometri terstandar, memastikan intervensi pada bumil dan balita yang bermasalah gizi.

Selanjutnya memastikan seluruh catin, bumil, dan balita mendapat edukasi, memastikan pencatatan hasil penimbangan dan pengukuran ke E-PPGBM, memastikan melakukan monev terhadap intervensi serentak dan memastikan ketersediaan pembiayaan pelaksanaan intervensi serentak termasuk rujukan kasus ke fasyankes.

"Saya berharap semua pihak terus berusaha dalam rangka percepatan penurunanstuntingdi Kabupaten Bangka Tengah," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.