Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PLN Mulai Alirkan Listrik di Empat Desa di Pulau Sumba NTT

📅 Senin, 24 Jun 2024, 16:54 WIB | Oleh:
PLN Mulai Alirkan Listrik di Empat Desa di Pulau Sumba NTT Doc: ANTARA/HO-PLN UIW NTT
Ket. Petugas PLN melakukan aktivitas pemeriksaan dan pengujian instalasi listrik yang telah terbangun di Pulau Sumba, NTT.

KUPANG - PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) mulai mengalirkan listrik di empat desa Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Bukan hanya desa atau dusun terlistriki yang kami lihat, tapi juga nilai kemanfaatan terhadap masyarakat setempat yang dapat meningkatkan perekonomian dan pendidikan," kata General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTT I Gede Agung Sindu Putra di Kupang, NTT, Senin.

Keempat desa yang mendapatkan aliran listrik PLN melalui Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (UP2K) Sumba itu yakni Dusun IV Desa Puu Mawo, Kabupaten Sumba Barat; Desa Mawo Dana dan Desa Kadu Eta di Kabupaten Sumba Barat Daya; serta Desa Laindeha, Kabupaten Sumba Timur.

Sindu mengatakan komitmen PLN untuk mewujudkan keadilan energi di seluruh wilayah dengan membangun jaringan listrik ke desa dan dusun di pelosok NTT.

Hal itu sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) poin ke-7 yang dicanangkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk memastikan akses energi yang terjangkau, andal, dan berkelanjutan bagi semua.

"Secara bertahap PLN memberikan akses listrik ke desa atau dusun yang belum terjangkau infrastruktur kelistrikan," katanya.

Sementara itu, seorang wargaElizabeth Nihi Bulu mengatakan setelah adalistrik, dirinya bisa melakukan pekerjaan harian seperti meniti kemiri di malam hari.

"Setelah listrik masuk, pekerjaan dapat dilanjutkan pada malam hari untuk memenuhi kebutuhan anak," kata dia.

Adapun pembangunan jaringan listrik yang telah terselesaikan sepanjang 20 kilometer sirkuit (kms) jaringan tegangan menengah (JTM), 18 kmsjaringan tegangan rendah (JTR), dan 4 gardu distribusi.

Untuk Desa Laindeha, tes komisioningdilakukan bertahap, serta masih terdapat 8 kms JTM, 1 unit gardu, dan 3 kms JTR yang berada dalam proses pembangunan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Prosesi adat kansoda'a di Wakatobi

58 menit yang lalu | Wahyu AP

Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.