Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD Parigi Moutong Buka Posko Darurat Pasca-banjir Toribulu

📅 Minggu, 23 Jun 2024, 18:58 WIB | Oleh:
BPBD Parigi Moutong Buka Posko Darurat Pasca-banjir Toribulu Doc: ANTARA/HO-BPBD Sulteng
Ket. Banjir bandang merendam rumah warga di Desa Sienjo, Kecamatan Toribulu, Parigi Moutong, Minggu (23/6).

PALU - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Parigi Moutong, Sulawesi Tengah (Sulteng), membuka posko darurat pascabanjir bandang yang menerjang Desa Sienjo dan Desa Sibalago, Kecamatan Toribulu.

"Posko darurat dibuka sebagai respon cepat pemerintah dalam melakukan penanganan banjir," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Parigi Moutong Aminuddin dihubungi dari Palu, Minggu.

Ia menjelaskan saat ini posko darurat juga dijadikan tempat pengungsian di Desa Sienjo, berlokasi di kantor kepala desa setempat, dengan jumlah warga terdampak sekitar 110 orang dari 33 Kepala Keluarga (KK).

Dalam penanganan darurat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Parigi Moutong saat ini menyiapkan logistik siap saji untuk korban bencana, mengingat kondisi yang belum kondusif.

"Logistik makanan jadi kebutuhan prioritas korban banjir, karena warga tidak memungkinkan memasak, termasuk perlengkapan bayi juga menjadi kebutuhan mendesak," ujarnya.

Ia mengemukakan diupayakan secepatnya dibuka dapur umum untuk melayani kebutuhan dasar masyarakat terdampak. Adapun tanggung jawab dapur umum melekat pada Dinas Sosial (Dinsos).

Dilaporkan dari tiga korban dalam peristiwa bencana hidrometeorologi tersebut, dua diantaranya ditemukan selamat setelah dilakukan pencarian oleh tim SAR gabungan dan satu korban jiwa.

"Dapur umum akan dibuka di Desa Sibalago dan Desa Sienjo guna merespon kebutuhan dasar masyarakat," ucap Aminuddin.

Peristiwa banjir yang menerjang dua desa di Kecamatan Toribulu terjadi Minggu (23/6) pagi sekitar pukul 04:30 Wita sebagai dampak hujan yang mengguyur wilayah tersebut sejak dinihari, sehingga memicu luapan Sungai Toribulu hingga menggenangi pemukiman warga disertai material lumpur dan potongan kayu.

Selain Desa Sienjo dan Desa Sibalago, banjir juga terjadi di desa Tindaki dan Desa Tanalanto, Kecamatan Parigi Selatan, pada Sabtu (22/6) malam dipicu hujan lebat.

"Kami mengimbau masyarakat tetap waspada dampak hujan, khususnya warga yang bermukim di sekitar lereng gunung maupun bantaran sungai, karena Parigi Moutong salah satu daerah di Sulteng yang rawan bencana hidrometeorologi," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Nusron Wahid Dua Kali Mangk...
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.