Penurunan Omzet Ganggu Bisnis Online

Sabtu, 22 Jun 2024, 08:39 WIB

JAKARTA - Daya beli konsumen online dari kalangan muda sangat rentan. Dampaknya ke market place ataupun e-commerce. Penurunan omzet bisa mengganggu aktivitas bisnis toko digital

"Pertumbuhan pengguna yang menurun, daya beli menurun serta barang yang dijual didominasi asing menjadi faktor penurunan omzet," kata Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Katolik Atmajaya Jakarta, YB. Suhartoko kepada Koran Jakarta, Jumat (21/6) malam, menanggapi isu pemutusan hubungan kerja (PHK) Tokopedia.

Ket. Foto: Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Katolik Atmajaya Jakarta, YB. Suhartoko — Sumber: Istimewa

Usaha seperti itu, papar Suhartoko, sebenarnya tidak banyak membutuhkan tenaga kerja, namun sangat sensitif terhadap omzet.

"Artinya penurunan omzet dalam persentase tertentu akan menyebabkan pengurangan tenaga kerja dalam persentase lebih besar,"paparnya

Dia menjelaskan, berdasarkan pernyataan Bank Indonesia (BI) dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dalan konferensi pers, kondisi ekonomi makro Indonesia tidak mengalami pemburukan dibandingkan kuartal sebelumnya. Inflasi, pertumbuhan ekonomi cukup terjaga. Indikator lain seperti indeks keyakinan konsumen, IPM masih tinggi, namun nilai tukar mengalami fluktuasi.

Namun demikian, perekonomian dunia sedang tidak baik, ketidakpastian AS masih tinggi, volume perdagangan Uni Eropa belum pulih, ekonomi Tiongkok juga belum pulih.

"Akibatnya memang tidak secara jangka pendek mempengaruhi kondisi ekonomi makro Indonesia. Pada level mikro, terutama industri yang berhubungan dengan ekspor maupun impor lebih cepat terkena dampaknya. Faktornya adalah kesulitan menaikkan harga, karena daya beli yamg mulai melemah,"paparnya.

Diinfromasikan, emiten teknologi PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) buka suara terkait isu gelombang PHK karyawan Tokopedia sebanyak 70% mulai bulan Juni 2024.

GOTO meyakini bahwa anak usahanya akan mempertimbangkan keputusannya dengan baik. "Mengingat bahwa GOTO merupakan pemegang saham bukan pengendali [atau] minoritas, maka sepanjang pengetahuan terbaik perseroan, perseroan meyakini bahwa PT Tokopedia terus melakukan tinjauan atas efektivitas dari organisasi mereka (seperti halnya perusahaan lain)," ujar Sekretaris Perusahaan GOTO RA. Koesoemohadiani dalam keterbukaan informasi yang dikutip Kamis (13/6).

Dia menerangkan bahwa segala keputusan yang diambil Tokopedia merupakan hal yang akan ditentukan secara penuh oleh manajemen Tokopedia.

GOTO meyakini bahwa manajemen Tokopedia akan dapat mengambil keputusan dengan memperhatikan prinsip kehati-hatian sehubungan dengan pengelolaan kegiatan usahanya dengan mempertimbangkan berbagai penilaian untuk memastikan hasil terbaik bagi Tokopedia dan seluruh pemangku kepentingan.

Sebelumnya, ByteDance dikabarkan akan melakukan PHK massal sebanyak 450 orang di perusahaan hasil penggabungan antara Tokopedia dan TikTok Shop. Langkah PHK akan dieksekusi akhir bulan ini.

PHK besar-besaran di Tokopedia dilaporkan oleh Bloomberg, berdasarkan narasumber yang mengetahui soal rencana tersebut. Jumlah karyawan yang kena PHK masih bisa berubah.

Dari informasi perusahaan, jumlah pegawai Tokopedia setelah penggabungan dengan TikTok Shop mencapai 5.000 orang. Artinya, sekitar 9% dari seluruh karyawan akan dirumahkan.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini

Berita Terbaru

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan.

Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

Fulham Andalkan Serangan Balik untuk Atasi Kreativitas Chelsea 

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW: Akhlak, Ilmu, dan Kesejahteraan Umat .

Gawat Teror Melanda Thailand Selatan! Puluhan Ledakan Terjadi Hanya dalam Sehari

Kegiatan melukis caping di Kota Solo

Kenapa Awan Makin Jarang Terlihat? BMKG Sebut Monsun Australia dan El Nino yang Jadi Penyebabnya

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.