Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Masyarakat Papua Diharapkan Kembangkan Produk Makanan Sagu

📅 Jumat, 21 Jun 2024, 10:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Masyarakat Papua Diharapkan Kembangkan Produk Makanan Sagu Doc: ppidjayapurakab.go.id
Ket. Pemkab Jayapura mengharapkan masyarakat Papua dapat mengembangkan produk olahan berbahan dasar sagu.

SENTANI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura mengharapkan masyarakat Papua dapat mengembangkan produk olahan berbahan dasar sagu.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jayapura Hana S Hikoyabi di Sentani, Jumat (21/6), mengatakan makanan berbahan dasar sagu banyak manfaatnya, terutama bagi penderita diabetes.

"Kita sama-sama tahu bahwa sagu termasuk karbohidrat yang rendah gula, sehingga siapa saja bisa mengkonsumsinya, terutama bagi penderita diabetes atau penyakit gula," katanya.

Menurut Sekda Hana, berbagai kuliner bisa dibuat dengan menggantikan tepung terigu dengan tepung sagu, dengan kualitas rasa yang sangat baik.

"Ada beberapa kelompok Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) binaan Dinas Koperasi yang sudah melakukannya dengan membuat tepung sagu, dan membentuknya dalam berbagai kuliner dengan rasa sangat enak," ujarnya.

Dia menjelaskan Dinas Koperasi dan Dinas Pemberdayaan Perempuan bisa menggunakan Dana Otonomi Khusus (Otsus) untuk membuat kegiatan pelatihan keterampilan membuat kue berbahan dasar sagu.

"Kami pikir Dana Otsus Rp500 juta-Rp600 juta bisa digunakan Dinas Koperasi dan Dinas Pemberdayaan untuk mendukung peningkatan kapasitas perempuan Papua mengolah berbagai kuliner dari sagu," katanya.

Menurutnya, pemasaran dari produk-produk ini yang harus menjadi catatan penting Pemkab Jayapura dalam hal ini Dinas Koperasi dan UMKM serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan.

"Selain kita melatih mereka membuat kuat dari sagu, tetapi harus juga mendukung dalam pemasarannya, sehingga produk yang dihasilkan bisa ada di tokoh-tokoh besar seperti mal dan swalayan," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.