Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lebak Optimalkan Lahan 331 Ribu Ha Perkuat Produksi Pangan

📅 Kamis, 20 Jun 2024, 08:43 WIB | Oleh: Tim Penulis
Lebak Optimalkan Lahan 331 Ribu Ha Perkuat Produksi Pangan Doc: ANTARA/Mansyur
Ket. Kelompok Tani Sukabungah Kabupaten Lebak memanfaatkan pompa bantuan Kementerian Pertanian untuk mengaliri ratusan hektare sawah guna memperkuat produksi pangan nasional.

RANGKASBITUNG -Pemerintah Kabupaten Lebak, Banten mengoptimalkan lahan seluas 331 ribu hektare untuk memperkuat produksi pangan sehingga dapat terealisasi swasembada pangan.
"Kita minta petani memanfaatkan lahan itu untuk ditanami pertanian pangan, seperti padi, umbi-umbian, sayur-sayuran dan jagung," kata Penjabat (Pj) Bupati Lebak Iwan Kurniawan saat dikonfirmasi di Rangkasbitung, Lebak, Kamis (20/6).

Pengoptimalan lahan tersebut untuk menindaklanjuti "Memorandum of Understanding" atau perjanjian kerja sama antara Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Menteri Pertanian Amran Sulaiman.
Perjanjian kerja sama itu untuk merealisasikan dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2024-2029 untuk memperkuat produksi pangan nasional sehingga terwujud kemandirian pangan dan mengurangi ketergantungan impor.

Saat ini, lahan di Kabupaten Lebak begitu luas hingga mencapai 331 ribu hektare terdiri dari lahan tadah hujan maupun lahan reguler, sehingga dapat menyumbangkan ketersediaan pangan nasional.

Oleh karena itu, pihaknya minta kelompok tani dapat mengoptimalkan lahan tersebut guna menghasilkan produksi pangan juga peningkatan ekonomi masyarakat.

"Kami yakin lahan itu jika dioptimalkan dapat memenuhi ketersediaan pangan dan kesejahteraan masyarakat setempat," kata Iwan.

Menurut dia, pemerintah telah melakukan berbagai program pertanian di antaranya menyalurkan benih padi dan pompa untuk mengatasi kesulitan air pada musim kemarau berkepanjangan.

Selain itu juga memberikan benih kopi untuk lahan seluas 100 hektare di Kabupaten Lebak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

30 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

40 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

49 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.