Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Memanas, Houthi Yaman Laporkan Serangan Udara Baru AS dan Inggris di Al Hudaydah

📅 Selasa, 18 Jun 2024, 12:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Memanas, Houthi Yaman Laporkan Serangan Udara Baru AS dan Inggris di Al Hudaydah Doc: Antara/Xinhua
Ket. Kapal Galaxy Leader terlihat di dekat kota pelabuhan Hodeidah di Yaman barat, 12 Mei 2024. Delegasi Komite Palang Merah Internasional (ICRC) pada Minggu mengunjungi Galaxy Leader, sebuah pengangkut kendaraan yang dibajak oleh kelompok Houthi, dan bertemu dengan krunya di dekat kota pelabuhan Hodeidah di Yaman barat.

Sanaa - Pemberontak Houthi Yaman, Senin, melaporkan serangan udara baru Amerika Serikat (AS)-Inggris terhadap fasilitas yang mereka kuasai di provinsi barat Al Hudaydah.

Menurut sebuah pernyataan yang disiarkan televisi Al-Masirah yang dikelola Houthi, AS dsn Inggris melancarkan lima serangan udara terhadap Bandara Al Hudaydah.

Tidak ada informasi yang diberikan tentang korban jiwa atau kerusakan akibat serangan itu. Tidak juga ada komentar dari AS atau Inggris mengenai laporan tersebut.

Al Hudaydah adalah provinsi utama Yaman yang memiliki tiga pelabuhan penting dan jalur pantai yang panjang.

Sebelumnya, pada hari yang sama, stasiun TV Al-Masirahjuga melaporkan bahwa AS dan Inggris melancarkan empat serangan udara di Pulau Kamaran dan Laut Merah.

Kamaran adalah pulau terbesar Yaman di Laut Merah dan secara administratif merupakan bagian dari provinsi pesisir Al Hudaydah.

Sejak awal 2024, koalisi pimpinan AS telah melancarkan serangan udara yang katanya menargetkan beberapa lokasi Houthi di beberapa wilayah Yaman sebagai balasan atas serangan kelompok itu di Laut Merah.

Serangan balik tersebut terkadang dibalas dengan serangan balasan dari Houthi.

Sebagai bentuk solidaritas atas rakyat Palestina di Jalur Gazayang digempur habis-habisan oleh militer Israel sejak pecah perang 7 Oktober 2023,Houthi menargetkan sejumlah kapal kargo Israel di Laut Merah atau kapal-kapal yang terkait dengan Tel Aviv yang membawa rudal dan pesawat nirawak(drone).

Karena intervensi Washington dan Inggris serta meningkatnya ketegangan, Houthi mengumumkan bahwa mereka saat ini menganggap semua kapal AS dan Inggris sebagai sasaran militernya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Rano karno Buka Jakarta Financial Festival Blok M Square

27 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...

Pengamat : Salvage KMP Batumandi Patut Dicontoh

40 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Pengamat : Salvage KMP Batu...

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

41 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
Daerah
Mau Tahu Alasan Dedi Mulyad...
Ekonomi
GoPay Permudah Masyarakat I...
Megapolitan
Waoooww….Warga Bandung ak...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.