Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ketua Komisi VIII: Kemenag Harus Antisipasi Potensi Masalah Selama Puncak Haji

📅 Minggu, 16 Jun 2024, 10:08 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ketua Komisi VIII: Kemenag Harus Antisipasi Potensi Masalah Selama Puncak Haji Doc: X/@DPR RI
Ket. Ketua Komisi VIII DPR RI sekaligus anggota Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI Ashabul Kahfi, bertemu dengan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas di tenda Amirul Haj di Arafah, Arab Saudi.

MEKAH - Ketua Komisi VIII DPR RI sekaligus anggota Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI Ashabul Kahfi menyampaikan harapannya kepada Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas agar penyelenggaraan haji 2024 berjalan lancar.

Jemaah haji dari berbagai penjuru dunia saat ini sedang berada di puncak haji, yakni wukuf di Padang Arafah. Pada malam hari, jemaah akan mulai bergerak menuju Muzdalifah dan selanjutnya ke Mina untuk melaksanakan prosesi lempar jumroh.

"Pekerjaan kita belum selesai, kita harus mengawal dan mengawasi seluruh proses rangkaian ibadah haji jemaah kita hingga pemulangan ke Tanah Air," kata Ashabul di tenda haji Indonesia, Arafah, Sabtu (15/6), seperti disiarkan di lamanr DPR RI.

Ashabul menekankan, Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina) merupakan puncak haji yang harus dikerjakan secara kolaboratif. Ia berpesan kepada seluruh panitia penyelenggaraan ibadah haji agar melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dalam mengawasi setiap pergerakan jemaah dari satu tempat ke tempat lain.

"Saya meminta agar pendorongan jemaah dari Arafah ke Muzdalifah hingga ke Mina menjadi pantauan kita bersama sehingga tragedi Muzdalifah tahun lalu tidak berulang di tahun ini," tegasnya.

Pergerakan jemaah dari Muzdalifah ke Mina juga perlu menjadi perhatian serius. Ashabul menekankan pentingnya pengawasan ketat dari tenda Mina menuju Jamarat untuk menghindari jemaah hilang atau salah jalur.

"Demikian pula setiap pergerakan jemaah dari tenda Mina menuju Jamarat agar dalam pengawasan seluruh petugas haji Arab Saudi untuk menghindari jemaah hilang atau salah jalur," jelasnya.

Ashabul mengungkapkan bahwa Komisi VIII DPR dan komisi yang tergabung dalam Timwas telah melaksanakan pengamatan atas seluruh proses pelaksanaan ibadah haji tahun ini. Ia berharap temuan-temuan dari Timwas akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan haji di masa mendatang.

"Saya berharap, seluruh temuan-temuan dari Tim Pengawas akan menjadi bahan evaluasi kita bersama untuk peningkatan kualitas pelayanan haji di tahun yang akan datang," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

34 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

43 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.