Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Capaian Imunisasi di Aceh Masih Terendah Ketiga Setelah Dua Provinsi Baru di Papua

📅 Minggu, 16 Jun 2024, 06:09 WIB | Oleh: Tim Penulis
Capaian Imunisasi di Aceh Masih Terendah Ketiga Setelah Dua Provinsi Baru di Papua Doc: ANTARA/Ampelsa
Ket. ANTARA/Ampelsa

Banda Aceh - Dinas Kesehatan (Dinkes) Aceh mencatat capaian imunisasi dasar lengkap (IDL) di Aceh hingga data terakhir 2023 berada tiga terbawah setelah dua provinsi baru di Papua yakni hanya 39,4 persen.

"Data IDL dengan manual, capaian imunisasi kita berada tiga terbawah dari seluruh provinsi di Indonesia, disusul provinsi baru Papua Tengah dan Papua Pegunungan," kata Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Aceh dokter Iman Murahman, di Banda Aceh, Sabtu.

Iman mengatakan capaian IDL di Aceh masih memprihatinkan, terutama di wilayah Pidie yang hanya mencapai 3,9 persen, disusul Aceh Jaya, Bireuen, dan Pidie Jaya yang masing-masing sekitar 12-14 persen.

"Kebanyakan ibu-ibu di wilayah tersebut tidak menganggap imunisasi sebagai hal yang penting serta ada anggapan imunisasi memberikan efek samping kepada bayinya karena melalui suntikan," ujarnya.

Adapun untuk tahun ini, kata dia, capaian IDL hingga April 2024 juga belum mencapai target 33,3 persen, baru berada di angka 12-13 persen dari jumlah105.000bayi yang ditargetkan. Artinya, baru12.000-13.000bayi yang sudah mendapatkan imunisasi lengkap.

"Mudah-mudahan kita bisa menggenjotkan kembali di bulan Juli, kalau Mei dan Juni sudah selesai," katanya.

Selain itu, Iman juga menyampaikan bahwa capaian imunisasi rendah ini sangat mengkhawatirkan, terlebih Aceh masuk dalam wilayah zona merah atau memiliki risiko tinggi terhadap infeksi virus lumpuh layu (polio).

"Tingkat risikonya mencapai 100 persen, beberapa kasus virus polio yang kita temui seperti di Pidie pada 2022 itu juga hampir semua karena belum mendapatkan imunisasi lengkap. Ada juga sebenarnya yang lain di tinjanya terindikasi virus polio, tetapi tidak mengalami lumpuh layu karena dapat imunisasi," ujarnya.

Tidak hanya polio, lanjut Iman, capaian imunisasi di Aceh yang masih rendah juga bisa meningkatkan penularan virus dan bakteri lainnya mulai dari difteri, campak, rubella, hingga pertusis pada anak.

"Di RSUD Zainal Abidin tahun lalu ada 112 yang terduga rubella, padahal targetnya hanya 21 saja, hampir lima kali dari target yang direncanakan di awal, ini dampak imunisasi yang rendah," katanya.

Dalam meningkatkan capaian imunisasi, tambah dia, Pemerintah Aceh sudah melakukan berbagai upaya seperti mengeluarkan Surat Edaran Gubernur Aceh tentang Penguatan Imunisasi Rutin dan Surveilans (PD3I).

Kemudian, mengeluarkan Pergub tentang Percepatan Peningkatan Cakupan Imunisasi, melakukan advokasi dan koordinasi lintas sektor, hingga melakukan supervisi suportif.

"Bahkan, kita juga melibatkan tokoh agama, masyarakat, serta media dalam upaya meningkatkan imunisasi di Aceh," demikian Iman Murahman.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Dua Kapal Tanker Minyak Dis...
Megapolitan
Transjakarta Larang Aktivit...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.