Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

IKN Siapkan Sarana Dasar untuk Tarik Investor Asing

📅 Sabtu, 15 Jun 2024, 00:01 WIB | Oleh:
IKN Siapkan Sarana Dasar untuk Tarik Investor Asing Doc: Antara
Ket. DANIS SUMADILAGA Ketua Satuan Tugas Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN Kementerian PUPR - Kalau PUPR lebih kepada prasarana yang mendukung investasi. Kalau proses investasi, itu dilakukan oleh temanteman Otorita IKN dan didukung oleh Kementerian Investasi.

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) fokus mempersiapkan infrastruktur terkait sarana dan prasarana dasar Ibu Kota Nusantara (IKN) untuk mendukung upaya Otorita IKN dan Kementerian Investasi/ BKPM menarik minat investor luar negeri.

"Kalau PUPR lebih kepada prasarana yang mendukung investasi. Kalau proses investasi, itu dilakukan oleh teman-teman Otorita IKN dan didukung oleh Kementerian Investasi," ujar Ketua Satuan Tugas Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN Kementerian PUPR, Danis Sumadilaga, ketika ditemui di Kantor Kementerian PUPR Jakarta, Jumat (14/6).

Seperti dikutip dari Antara, Danis menjelaskan pemerintah sedang fokus membangun infrastruktur dasar, seperti memastikan ketersediaan akses terhadap air, listrik, internet dan lain-lain, untuk mendukung pembangunan non-APBN atau pembangunan yang berorientasi pada investor, seperti hotel maupun rumah sakit swasta.

Pembangunan berbagai infrastruktur dasar tersebut, kata Danis, menggunakan APBN dan merupakan pembangunan tahap pertama. "Jangan sampai hotelnya nanti nggak ada air, jangan sampai nggak nyambung listriknya," kata Danis.

Dalam kesempatan tersebut, dia pun menjelaskan mayoritas pembangunan pada tahap pertama menggunakan APBN.

Ketika disinggung mengenai lahan yang akan dialokasikan untuk investor asing, Danis mengatakan belum terdapat pembahasan soal hal tersebut. Sebelumnya, dalam Rapat Kerja Komisi VI DPR RI, Menteri Investasi/Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia, mengungkapkan hingga saat ini belum ada investor asing di IKN.

"Investasi semuanya dari dalam negeri, di luar dari APBN," ujar Bahlil dalam Rapat Kerja Komisi VI DPR di Kompleks Parlemen Senayan Jakarta, Selasa (11/6).

Bahlil menjelaskan investasi asing belum masuk ke IKN karena menunggu selesainya pembangunan infrastruktur dasar. Saat ini, pemerintah sedang melakukan percepatan pembangunan.

Internet dan Listrik

Lebih jauh, Danis mengatakan ketersediaan akses terhadap air, listrik, gas, dan internet di IKN akan siap sebelum 17 Agustus 2024. "Air, listrik, fiber optic (internet), gas, insya Allah (siap 17 Agustus)," ujar Danis.

Danis memaparkan akses terhadap air akan siap pada pertengahan Juli, kira-kira pada pekan ketiga. Saat ini, Kementerian PUPR sedang mempercepat penyelesaian Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Sepaku untuk kebutuhan air minum di IKN dengan target penyelesaian pada Juli 2024.

Dalam rangka memenuhi kebutuhan air baku di kawasan IKN Nusantara, Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air telah menyelesaikan pembangunan Bendungan Sepaku Semoi berkapasitas 2.500 liter per detik, dan Intake Sungai Sepaku yang berkapasitas 3.000 liter per detik.

Terkait jaringan gas, Danis mengungkapkan saat ini sedang dalam proses pemasangan. "Kemarin saya ketemu langsung dengan tim gasnya, jaringan gasnya," ucap dia.

Sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sekaligus Pelaksana Tugas Kepala OIKN Basuki Hadimuljono mengungkapkan persiapan untuk HUT Kemerdekaan RI di IKN pada 17 Agustus secara keseluruhan dinyatakan siap. "Secara keseluruhan sudah bisa dinyatakan siap, saya kira 90 persen. Nanti Juli Presiden Jokowi akan ke IKN lagi untuk melakukan pengecekan final," ujar Basuki.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.