Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wulan Guritno Usung Konsep Futurisme Organik pada Ruang Sanitasi Klinik

📅 Jumat, 14 Jun 2024, 20:17 WIB | Oleh:
Wulan Guritno Usung Konsep Futurisme Organik pada Ruang Sanitasi Klinik Doc: istimewa
Ket. Wulan Guritno berfoto di ruang sanitasi klinik kecantikan miliknya dengan nama Y2SKYN. Tempat ini mengusung konsep futurisme organik untuk menyesuaikan dengan kebutuhan perawatan wanita saat ini.

JAKARTA - Setelah sukses berkolaborasi dengan klinik kecantikan Beyoutiful milik dr. Tompi, GB Sanitaryware kembali menjadi pilihan sanitasi terbaik untuk menunjang perlengkapan kamar mandi di klinik kecantikan Y2SKYN milik Wulan Guritno. Ruang sanitasi di klinik yang dirintis bersama dua sahabatnya, Janna Karina Puspitasari dan Amanda Gratiana PD Soekasah mengusung konsep konsep futurisme organic (organic futurism).

Selain hasil dari buah pemikiran ketigafounder, konsep futurisme organik dihadirkan untuk menjawab kebutuhan perawatan wanita pasca pandemic Covid-19.Konsep ini dinilai relevan dengan kebutuhan konsumen saat ini.

"Sebelumnya kami punya spa, progressnya lancar punya 22franchisedi seluruh Indonesia, terus tiba-tiba pandemi dan satu per satu tutup. Nah, akhirnya kami mau membuka kembali dengan konsep yang kekinian dan menyesuaikan kebutuhan masyarakat yang telah berubah," jelas Wulan melalui keterangan tertulis Kamis (13/6).

Meskipun bisnis klinik kecantikan saat ini telah menjamur, tetapi tiga serangkai ini percaya bahwa Y2SKYN akan berhasil memberi perawatan yang konsumen tidak bisa dapatkan di klinik kecantikan lain. Sebelum konsultasi dengan dokter, konsumen diminta mengisi sejumlah pertanyaan untuk mengetahuialter ego. Tujuannya untuk mencari langkah yang tepat dan memahami metode perawatan terbaik yang perlu dilakukan.

Setelah mengisialter ego, konsumen akan melakukansignature treatmentY2SKYN,facialgua-sha. Ini adalah pijat limfatik (lymphatic massage) wajah menggunakan batu gua-sha dengan jenis yang berbeda-beda. Setiap jenis batu yang digunakan dipercaya punya manifestasi berbeda yang tentunya akan mempengaruhi pikiran konsumen.

"Yang bikin beda ituexperience-nya, kita harus mengisialter egountuk mengetahui diri kita bagaimana saat ini. Nanti hasilnya akan mempengaruhitreatmentyang tepat untuk dilakukan," kata dia.

Sebelum perlakuan (treatment) dengan dokter dilakukan, ada perlakuan pembuka dengan nama Signature Treatmentfacialgua-sha, berupa pijat limfatik di wajah muka menggunakan batu gua-sha dengan jenis berbeda-beda, karena setiap batu ini punya manifestasi yang berbeda-beda, yang akan mempengaruhi manifestasi atau pikiran.

Ketiga founder sepakat bahwa untuk memberi pelayanan terbaik kepada konsumen, seluruh aspek dan konsep klinik harus menyatu. Mulai dari perawatan, konsep bangunan, hingga interior yang digunakan. Salah satu yang menjadi perhatian khusus Wulan dan kedua rekan bisnisnya adalah perlengkapan kamar mandi yang digunakan.

"Konsep dantreatmentkami kan udahmatching. Nah, interiornya pun juga harus selaras. Apalagi konsep besar kami kan futurisme organikyaitu menggabungkan segala sesuatu yang organik dan holistik dengan masa depan," tambah Manda.

Ia menceritakan untuk mengusung konsep itu akhirnya ia melihat produk GB. Tidak berpikir lama ia mengaku langsung jatuh hati dengan produk yang ditawarkan, karena dinilai simple namun tetap berkesan modern.

"Pertama melihat langsung pas banget di hati, modelnya simple tapi tetap modern. Bahkan ruang VIP kami memakai wastafel kristal GB, pas banget samatreatmentgua-sha yang juga menggunakan batu kristal danalter egokami," ujar Janna.

Ia mengungkapkan, tidak perlu waktu lama bagi ketigafoundermenentukan sanitasi apa saja yang diperlukan. Mulai dari perlengkapan kamar mandi, sepertishower, smart closet, hinggawastafeldan keran air untuk ruangtreatmentdan konsultasi.

"Nggak butuh waktu lama sih untuk pilih-pilih. Hanya melihat sekilas sudahmatchingbanget, tapi ya, pasti harus memilih lagi yang paling sesuai. GB ini kan desainnya sudah modern, makanya masuk ke konsep kami yang futurisme organik. Materialnya juga awet dan kuat karena bukan cuma kami saja yang memakai," kata Wulan.

GB Sanitaryware menyatakan terus berkomitmen untuk menciptakan inovasi produk sanitasi terbaik dan unggulan. Selain bangunan rumah tinggal maupun tempat ibadah, GB Sanitaryware juga menjadi pilihan masyarakat cerdas untuk menunjang produk sanitasi di kamar mandi dan wastafel pada berbagai area publik, seperti mal, sekolah, hotel, rumah sakit, restoran,resort,hingga instansi pemerintah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...

PBB akan Alokasikan Dana untuk 12 Krisis Kemanusiaan

59 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.