Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Capaian 2023, Pertamina Berhasil Jalankan Program Unlock Value Pengembangan Usaha

📅 Jumat, 14 Jun 2024, 10:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Capaian 2023, Pertamina Berhasil Jalankan Program Unlock Value Pengembangan Usaha Doc: Dok. Pertamina

Sepanjang tahun 2023, PT Pertamina (Persero) berhasil menjalankan program Unlock Value di beberapa subholding dan anak perusahaannya. Unlock Value menjadi program unggulan Pertamina untuk meningkatkan kinerja masing-masing anak usahanya, dengan mengekspos keunggulan anak usaha.

"Pasca pandemi Covid, tahun 2023 menjadi momentum bagi berbagai industri di dunia untuk bertumbuh. Melalui Unlock Value ini, kami mendorong subholding dan anak perusahaan untuk melakukan aksi korporasi sehingga bisa memanfaatkan momentum pertumbuhan usaha ini dengan maksimal," jelas Vice President Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso.

Beberapa program Unlock Value pada 2023 adalah pencatatan perdana saham (initial public offering/IPO) PT Pertamina Geothermal Energy Tbk pada 25 Februari 2023. IPO ini merupakan salah satu aksi korporasi terbesar di Bursa Efek Indonesia (BEI) di tahun 2023, dan menjadi perhatian investor internasional karena PGE mengusung energi bersih panas bumi (geothermal) sejalan dengan aspirasi global dalam mengatasi tantangan krisis iklim.

Selain itu, Pertamina melalui Subholding Pertamina New and Renewable Energy (PNRE) juga siap menjadi market leader dalam perdagangan karbon di Indonesia. Komitmen ini ditegaskan Pertamina pada peluncuran perdana Bursa Karbon IDX di BEI, Jakarta, oleh Presiden Joko Widodo, pada 26 September 2023.

Pertamina juga menggenjot bisnis energi transisi. Salah satunya melalui uji terbang perdana pesawat komersial dengan memakai bahan bakar ramah lingkungan yaitu Sustainable Aviation Fuel (SAF) atau BioAvtur. SAF diproduksi oleh Kilang Pertamina Internasional, dan akan dikomersialisasi oleh Pertamina Patra Niaga, sebagai masa depan industri aviasi yang berkelanjutan.

"SAF menjadi bukti kolaborasi BUMN pada upaya penurunan emisi dan mendukung pencapaian target Net Zero Emission," jelas Fadjar.

Sementara itu, anak usaha Pertamina di bidang kesehatan yakni PT Pertamina Bina Medika - Indonesia Healthcare Corporation telah melakukan topping off pembangunan Bali International Hospital (BIH). BIH akan menjadi rumah sakit berkelas internasional di kawasan ekonomi khusus KEK Kesehatan di Sanur, Bali.

Pertamina juga terus berinovasi. Pada tahun 2023, terdapat 4 produk hasil penelitian yang berhasil masuk tahap komersialisasi. Serta, penambahan 8 Hak Kekayaan Intelektual Baru (HAKI).

*Digitalisasi Kunci Strategis Pertamina*
Fadjar menambahkan, digitalisasi menjadi kunci strategis pengelolaan terintegrasi untuk peningkatan layanan bisnis Pertamina. Inovasi digitalisasi 2023 dilakukan antara lain untuk optimalisasi stok dan penyediaan BBM dan LPG, di mana hal ini telah memberikan efisiensi untuk program penyaluran BBM dan LPG subsidi tepat. Pemanfaatan digital juga dilakukan untuk peningkatan keandalan dan mitigasi unplanned shutdown untuk kilang-kilang Pertamina.

"Kemajuan digitalisasi Pertamina mendukung efisiensi, proses pengambilan keputusan, keamanan dan kehandalan, serta peningkatan layanan seluruh bisnis Pertamina kepada masyarakat," tambah Fadjar.

Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs). Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina.

(IKN/TSR)

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

27 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

37 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

46 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.