Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Vietnam Protes Kehadiran Kapal Survei Tiongkok di ZEE

📅 Kamis, 13 Jun 2024, 02:59 WIB | Oleh:
Vietnam Protes Kehadiran Kapal Survei Tiongkok di ZEE Doc: Vietnam’s Ministry of Foreign Affairs
Ket. Protes Vietnam l Kapal survei Hai Yang 26 milik AL Tiongkok saat berlayar di perairan Vietnam beberapa waktu lalu. Pekan lalu, Kementerian Luar Negeri Vietnam memprotes kehadiran kapal survei milik AL Tiongkok ini yang diduga melakukan kegiatan ilegal di Teluk Tonkin.

HANOI - Presiden Vietnam yang baru menjabat, To Lam, telah meminta agar Tiongkok untuk menghormati hak dan kepentingan Hanoi di perairan yang disengketakan. Pernyataan Presiden Lam itu disampaikan kantornya beberapa hari setelah para pejabat Vietnam memprotes apa yang mereka sebut sebagai kegiatan ilegal Tiongkok di Teluk Tonkin.

"Presiden Lam pada Selasa (11/6) mengatakan kepada Duta Besar Tiongkok untuk Hanoi, Xiong Bo, bahwa sengketa maritim harus dikelola dengan baik dan kepentingan masing-masing negara dihormati," demikian pernyataan kantor Kepresidenan Vietnam.

Tiongkok adalah mitra dagang terbesar Vietnam, namun kedua negara tetangga ini telah terlibat dalam sengketa maritim selama bertahun-tahun di Laut Tiongkok Selatan (LTS).

Lam mengatakan pada sebuah pertemuan di Hanoi bahwa kedua negara perlu menghormati kepentingan sah masing-masing negara. "Kedua belah pihak perlu secara aktif mencari solusi yang memuaskan sesuai dengan hukum internasional," kata Lam dalam pertemuan tersebut.

Kamis (6/6) pekan lalu, juru bicara Kementerian Luar Negeri Vietnam, Pham Thu Hang, mengecam pengoperasian kapal survei Hai Yang 26 milik Angkatan Laut Tiongkok di zona ekonomi eksklusif dan landas kontinen Vietnam dan mengatakan bahwa Vietnam telah terlibat dalam berbagai pertukaran diplomatik dengan Tiongkok untuk menuntut diakhirinya operasi ilegal kapal survei tersebut.

Presiden Lam, meski tidak menyebut Hai Yang 26, mengatakan kepada Dubes Xiong Bo bahwa kedua tetangga harus secara ketat menerapkan perjanjian bilateral, melakukan kontrol yang lebih baik dan menyelesaikan perselisihan di laut, serta menghormati hak dan kepentingan sah satu sama lain.

"Mengembangkan persahabatan dan kerja sama dengan Tiongkok adalah pilihan strategis dan prioritas kebijakan luar negeri Vietnam," ucap Presiden Lam. "Kedua negara juga harus secara aktif mencari cara yang tepat untuk menyelesaikan sengketa maritim sesuai dengan hukum internasional, khususnya Konvensi PBB tentang Hukum Laut (UNCLOS)," imbuh dia.

Lam dilantik sebagai presiden Vietnam pada tanggal 22 Mei di tengah perombakan kepemimpinan partai komunis yang belum pernah terjadi sebelumnya menyusul kampanye antikorupsi yang diprakarsai oleh ketua partai Nguyen Phu Trong.

Teguran Keras

Dalam teguran keras yang tidak biasa pada pekan lalu, juru bicara Kementerian Luar Negeri Vietnam, Pham Thu Hang, mengatakan bahwa Vietnam sangat prihatin dan dengan tegas menentang serta menuntut agar Tiongkok segera menghentikan kegiatan survei ilegal Hai Yang 26 di perairan Vietnam dan tidak mengulanginya.

Kapal survei Tiongkok diyakini telah sering beroperasi di zona ekonomi eksklusif Vietnam namun Hanoi jarang melakukan protes secara terbuka dan lebih memilih jalur bilateral yang lebih tenang.

Seorang analis Vietnam bernama Hoang Viet mengatakan bahwa reaksi kementerian luar negeri tersebut disebabkan oleh parahnya peristiwa tersebut, serta sebagian mengarahkan perhatian ke Vietnam di tengah meningkatnya ketegangan antara Tiongkok dan Filipina di LTS.

Hai Yang 26 adalah salah satu dari sembilan kapal survei hidrografi Tipe 636A yang dioperasikan Angkatan Laut Tiongkok. Kapal survei semacam ini diduga dimanfaatkan Angkatan Laut Tiongkok untuk memetakan peta topografi bawah laut di wilayah operasi kapal selam, serta untuk melakukan survei kelautan seperti studi akustik laut. ST/RFA/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Advertisement
Sejarah Besar! Akhirnya Ada Orang Indonesia yang Berlaga di Liga Champions!!!

Sejarah Besar! Akhirnya Ada Orang Indonesia yang Berlaga di Liga Champions!!!

13 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.