Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Peluang Konsolidasi Terbuka

📅 Kamis, 13 Jun 2024, 08:53 WIB | Oleh:
Peluang Konsolidasi Terbuka Doc: istimewa

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi kembali bergerak menguat dalam perdagangan, hari ini (13/6). Pergerakan IHSG bakal dipengaruhi sikap pelaku pasar yang cenderung menunggu atau wait and see terhadap keputusan bank sentral Amerika Serikat (AS) atau The Fed perihal suku bunga di pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC), Kamis (13/6) waktu setempat.

Selain itu, pasar akan mencermati data inflasi inti (core inflation) AS secara tahunan dan Headline Consumer Price Index (CPI). Pasar sebelumnya memperkirakan core inflation dan CPI masing-masing di level 3,5 persen dan 3,4 persen atau masih di atas target yang tetapkan the Fed sebesar 2,0 persen.

Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas, Alrich Paskalis Tambolang menilai realisasi inflasi di kisaran target The Fed akan memberikan katalis positif terhadap potensi berakhirnya sikap hawkish (suku bunga tinggi) The Fed. Karenanya, Alrich memproyeksikan IHSG dalam perdagangan, Kamis (13/6), bergerak konsolidasi di area 6.820 - 6.880.

Sebelumnya, IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (12/6) sore, ditutup turun ikuti pelemahan bursa saham kawasan Asia. IHSG ditutup melemah 5,58 poin atau 0,08 persen ke posisi 6.850,10, sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 4,91 poin atau 0,57 persen ke posisi 862,86.

"Bursa Asia mixed akibat sikap wait and see pelaku pasar menantikan data inflasi dan tingkat suku bunga Amerika Serikat (AS) pada pekan ini," sebut Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, kemarin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Toko-toko di Bordeaux bersi...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...

Trisakti Bantu Warga Duri Kosambi Olah Sampah

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

1.5 jam yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.