Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Petugas Gunakan Perahu Beri Bantuan Korban Banjir di Tanah Bumbu

📅 Senin, 10 Jun 2024, 20:22 WIB | Oleh:
Petugas Gunakan Perahu Beri Bantuan Korban Banjir di Tanah Bumbu Doc: ANTARA/HO-Dinsos Kalsel
Ket. Petugas menggunakan perahu mengantarkan bantuan kepada warga terdampak banjir di sejumlah desa di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, Senin (10/6).

TANAH BUMBU - Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan (Dinsos Kalsel) bersama petugas gabungan berjibaku menggunakan perahu untuk menyalurkan ribuan paket bantuan kepada korban banjir di titik yang sulit dijangkau pada empat kecamatan di Kabupaten Tanah Bumbu.

"Dari beberapa kecamatan terdampak banjir, saat ini kami sedang mengantarkan bantuan ke empat kecamatan menggunakan perahu karena medan sulit dijangkau," kata Kepala Bidang Penanganan Bencana Dinsos Kalsel Achmadi di Tanah Bumbu, Senin.

Dia menyebutkan empat kecamatan yang sulit dijangkau itu, di antaranyaKusan Hulu, Kusan Tengah, Kusan Hilir, dan Satui.

"Sebelumnya sudah disalurkan ke wilayah lain sejumlah bantuan makanan siap saji, makanan anak, mi instan, air mineral, dan kebutuhan mendesak lain. Hari ini tim gabungan turun kembali untuk menyalurkan ribuan paket sembako khusus ke titik yang sulit dijangkau," ujarnya.

Achmadi yang memantau langsung ke lokasi banjir, mengungkapkan saat ini tim gabungan di lapangan telah mendirikan tenda dapur umum untuk melayani kebutuhan makan belasan ribu masyarakat yang terdampak banjir.

Ia berharap bantuan yang diberikan pemerintah daerah itu dapat meringankan beban sosial para korban yang terdampak banjir lebih dari lima hari.

Pantauan di lapangan, kata dia, ketinggian debit air banjir mulai mengalami surut sekitar 30-50 sentimeter, dan sebagian warga sudah ada yang kembali ke rumah masing-masing, meskipun masih ada genangan air.

Achmadi menjelaskan meskipun debit air sudah mulai surut, namun masih dikhawatirkan jika kembali hujan lebat di bagian hulu akan mempengaruhi ketinggian banjir di sejumlah desa yang masih terdampak.

Sementara itu, berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel sejak 5-9 Juni 2024, total warga terdampak banjir di Tanah Bumbu mencapai 19.241 jiwa terdapat di delapan kecamatan yang terdiri atas 39 desa. Di samping itu, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu telah menetapkan status siaga bencana banjir mulai pada 5-20 Juni 2024.*

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Belajar merangkai kain batik di Semarang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.