Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pakta Perdamaian Kelautan Diteken di Kosta Rika

📅 Senin, 10 Jun 2024, 02:45 WIB | Oleh:
Pakta Perdamaian Kelautan Diteken di Kosta Rika Doc: AFP/Leonardo Munoz
Ket. Menlu Kosta Rika, Arnoldo Andre Tinoco

SAN JOSE - Lebih dari dua lusin negara pada Sabtu (8/6) menandatangani deklarasi perdamaian kelautan Kosta Rika, seiring dengan berakhirnya pertemuan beberapa hari untuk mempersiapkan konferensi besar PBB tahun depan.

Di antara para penandatangan adalah Jerman, Spanyol, Swedia, Kanada, Kolombia, Cile, Israel dan Korea Selatan, serta Kosta Rika dan Prancis, yang menjadi tuan rumah bersama Konferensi Kelautan PBB ketiga yang akan diadakan Juni mendatang di Kota Nice, Prancis.

"Kami berkomitmen untuk meningkatkan tindakan transformatif kelautan untuk mendukung perekonomian yang positif terhadap alam berdasarkan ilmu pengetahuan dan informasi ilmiah terbaik yang tersedia, pengetahuan tradisional dan inovasi," demikian bunyi deklarasi tersebut.

"Lautan tidak dapat lagi menanggung penganiayaan dan ketidakpedulian kita. Itu sebabnya kami di Kosta Rika memutuskan sudah waktunya bagi kami untuk mendeklarasikan perdamaian," kata Menteri Luar Negeri Kosta Rika, Arnoldo Andre Tinoco.

Wakil Sekretaris Jenderal PBB untuk Urusan Sosial, Li Junhua, pada awal pertemuan itu mengatakan bahwa melindungi laut bukanlah suatu pilihan, tetapi suatu keharusan.

Deklarasi perdamaian tersebut mencakup seruan untuk dua belas "Ocean Actions", terutama implementasi beberapa perjanjian internasional terkait kelautan yang disepakati tahun lalu. Hal ini termasuk perjanjian laut lepas yang memungkinkan pembentukan kawasan perlindungan laut di luar zona ekonomi eksklusif suatu negara.

Perjanjian ini diadopsi setelah lebih dari 15 tahun melakukan diskusi untuk memperluas perlindungan lingkungan hingga ke perairan internasional yang mencakup lebih dari 60 persen lautan di dunia. SB/AFP/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Ekonomi
Neraca perdagangan Indonesi...
Nasional
Presiden Prabowo lantik Wan...
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.