Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lamborghini Tak Tertarik dengan 'Suara Palsu' EV

📅 Senin, 10 Jun 2024, 15:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
Lamborghini Tak Tertarik dengan 'Suara Palsu' EV Doc: ANTARA/X/Lamborghini
Ket. Lamborghini Huracan EVO RWD Spyder

JAKARTA - Lamborghini sedang mencari cara baru untuk membuat kendaraannya memiliki kedekatan emosi pengemudi, sesuatu yang bisa menjadi tantangan ketika mereka mulai membangun electric vehicle (EV/kendaraan listrik), selain fitur "suara palsu" agar kendaraan kendaraan memiliki karakter layaknya mobil bensin.

Mobil listrik kebanyakan saat ini menggunakan fitur suara palsu yang mengeluarkan bunyi seperti mobil bensin salah satunya agar tetap memberikan sensasi berkendara. Lamborghini tidak menyukai hal tersebut, seperti dilaporkan laman Carscoops, Jumat (7/6).

Lamborghini, perusahaan asal Italia, tidak tertarik untuk mensimulasikan karakter mobil bensin ke dalam kendaraan listrik, seperti yang dilakukan Hyundai dengan Ioniq 5 N.

Kepala teknisi Lamborghini Rouven Mohr mengatakan mereka ingin membuat mobil dengan koneksi terkuat antara manusia dan mesin. Melakukan hal tersebut dengan mobil listrik "lebih sulit", tetapi, "bukan tidak mungkin" dan perusahaan sudah memiliki beberapa ide keren.

"Ini (fitur suara palsu) bukan cara yang tepat untuk meniru karakter mesin pembakaran internal (ICE). Emosi mobil listrik masa depan tidak akan dihasilkan oleh jenis motor atau baterai yang mereka gunakan, ini hanya merupakan faktor pendukung yang membebaskan persyaratan kinerja dan jarak tempuh. Karakter ditentukan oleh hal-hal lain," kata Mohr.

Mohr mengatakan mereka sudah memiliki sejumlah gagasan ide dan berencana mewujudkan ide mereka dalam satu-dua tahun mendatang.

Lamborghini sedang menyelidiki cara-cara untuk menghasilkan perasaan ingin memiliki yang dirasakan oleh para pembelinya saat ini, untuk diterapkan pada mobil listrik yang akan datang.

"Area industri mobil kami harus menemukan kembali atribut-atribut yang mendefinisikan karakter sebuah mobil, selangkah demi selangkah, generasi berikutnya akan mengembangkan interpretasi yang berbeda tentang apa yang keren. Akan ada titik di mana anak muda tidak memahami daya tarik mobil sport manual ICE," Mohr mengatakan.

Salah satu teknologi baru yang menarik yang sedang dikembangkan Lamborghini adalah penyesuaian sistem toe (sudut roda) dan camber (kemiringan) aktif. Sistem itu menggunakan sepasang motor listrik 48 volt yang menawarkan 6,6 derajat penyesuaian kaki-kaki di kedua arah, hingga 2,5 derajat camber positif, dan 5,5 derajat camber negatif.

Sistem itu bekerja dengan cepat dan dapat menyesuaikan toe dan camber hingga 60 derajat per detik. Berbicara tentang sistem itu, Mohr mengatakan bahwa sistem ini memungkinkan manuver mengemudi "yang sebelumnya tidak mungkin dilakukan."

"Anda dapat mengontrol posisi ban terbaik, kemudian, menentukan jumlah torsi yang tepat. Dengan EV, Anda dapat memastikan motor terus menerus menggeser roda, seperti semacam kontrol traksi mundur. Hal ini tidak dapat dilakukan dengan ICE," ujar Mohr. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.