Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Carlos Alcaraz Sabet Gelar French Open Pertamanya

📅 Senin, 10 Jun 2024, 08:37 WIB | Oleh: Tim Penulis
Carlos Alcaraz Sabet Gelar French Open Pertamanya Doc: ANTARA/AFP/Emmanuel Dunand
Ket. Petenis Spanyol Carlos Alcaraz merayakan dengan trofi setelah menang melawan petenis Jerman Alexander Zverev pada final French Open di Lapangan Philippe-Chatrier, komplek Roland Garros, Paris, Minggu (9/6/2024).

JAKARTA - Carlos Alcaraz bangkit untuk mengalahkan Alexander Zverev dalam lima set final French Open, Minggu (9/6), dan menjadi petenis termuda yang meraih gelar Grand Slam di ketiga permukaan, yakni lapangan keras, tanah liat dan rumput.

Pemain berusia 21 tahun itu berjuang keras untuk bangkit dari ketertinggalan 2-1 dalam set dan memenangi pertandingan menegangkan 6-3, 2-6, 5-7, 6-1, 6-2 setelah empat jam 19 menit di Lapang Philippe Chatrier.

"Sesuatu yang saya impikan, berada di posisi ini, sejak saya mulai bermain tenis, sejak saya berusia lima, enam tahun. Jadi itu adalah perasaan yang luar biasa," kata Alcaraz, seperti disiarkan AFP, Senin.

Alcaraz menambahkan trofi Roland Garros ke gelar Wimbledon yang dimenanginya melawan Novak Djokovic tahun lalu, dan US Open 2022.

Dia akan menuju Australian Open tahun depan dengan peluang menjadi petenis termuda yang menyelesaikan karier Grand Slam.

Unggulan keempat Zverev, yang menyelesaikan kasus pengadilan di Jerman dua hari lalu atas tuduhan kekerasan terhadap mantan kekasihnya, masih menunggu gelar major perdananya.

Dia juga kehilangan satu-satunya final Slam sebelumnya dalam lima set, ketika ia kehilangan keunggulan dua set melawan Dominic Thiem di US Open 2020.

Zverev memiliki harapan besar untuk akhirnya lolos -- ia juga telah kalah enam kali di semifinal Grand Slam -- tetapi Alcaraz terlalu kuat di momen-momen penting saat ia menyamakan rekor head-to-head mereka menjadi 5-5.

"Luar biasa. Suasananya, dukungannya luar biasa," kata petenis berusia 27 tahun itu.

Zverev mengalami awal yang buruk, melakukan kesalahan ganda pada dua poin pertama pertandingan dan kemudian dipatahkan pada gim pembuka.

Hal itu bukan berarti Alcaraz tidak melakukan kesalahan di final perdananya di French Open. Ia melakukan kesalahan ganda saat ia membalasbreak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.