Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Demi Perluasan Lahan Pertanian, Kalsel Lakukan Program Pompanisasi

📅 Minggu, 09 Jun 2024, 20:56 WIB | Oleh:
Demi Perluasan Lahan Pertanian, Kalsel Lakukan Program Pompanisasi Doc: ANTARA/Dokumen Antara
Ket. Suasana masa tanam di pertanian Kalsel.

BANJARMASIN - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melakukan program pompanisasi untuk perluasan lahan pertanian hingga ribuan hektare sebagai upaya menjaga ketahanan pangan daerah setempat.Menurut Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalsel Suparmi di Banjarbaru, Minggu, berdasarkan data terakhir luas tambah tanam melalui metode pompanisasi mencapai 7.313.50 hektare."Program pompanisasi bertujuan untuk menjaga produksi pertanian selama kemarau tetap stabil seperti saat musim penghujan," kata Suparmi.Dikatakan dia, program ini sebagai upaya untuk optimalisasi lahan pertanian yang sangat berpengaruh terhadap peningkatan produktivitas hasil pertanian.Selain program pompanisasi, ungkap dia, provinsinya juga melakukan optimalisasi lahan pertanian dengan metode tumpang sari."Program tumpang sari ini seluas 106.20 hektare," ujarnya.Dikatakan Suparmi, sebagian upaya Pemprov Kalsel untuk optimalisasi lahan pertanian ini dibahas pada rapat koordinasi perluasan areal tanam dan penandatanganan nota kesepahaman secara virtual yang diselenggarakan oleh Kementan RI pada 7 Juni 2024.Pada rapat tersebut, ungkap dia, Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman kembali memberikan bantuan optimalisasi lahan dan perluasan areal tanam sebanyak 16.000 hektare untuk Kalimantan Selatan.Bantuan tersebut, ungkap Suparmi, diterima para petani di Kabupaten Tanah Laut."Optimalisasi lahan pertanian sangat penting dalam meningkatkan produktivitas pertanian. Program ini dilakukan di Kalsel berhasil meningkatkan luas tanam dan produktivitas hasil pertanian. Semoga dengan adanya bantuan dari Kementan RI, program ini dapat terus berlanjut dan mampu memberikan hasil yang lebih baik lagi bagi masyarakat petani di Kalsel," ujarnya.Pemprov Kalsel berupaya untuk meningkatkan produktivitas pertanian ini sebagai penyangga pangan bagi Ibukota Nusantara (IKN) di provinsi tetangga, Kalimantan Timur.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Yunani Diguncang Demo Besar...
Luar Negeri
Sultan Oman dan PM Inggris ...
Luar Negeri
Ribuan Warga RD Kongo Melar...
Luar Negeri
Kanada Perkuat Industri Str...
Luar Negeri
Efek El Nino, Banjir Bandan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.