Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Warga Pandeglang Lakukan Aksi Bersih Pantai Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024

📅 Sabtu, 08 Jun 2024, 20:34 WIB | Oleh:
Warga Pandeglang Lakukan Aksi Bersih Pantai Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024 Doc: istimewa
Ket. Warga Desa Teluk, Kabupaten Pandeglang, Banten, ikut aksi bersih pantai pada Jumat (7/6).

PANDEGLANG - Warga Desa Teluk, Kabupaten Pandeglang, Banten,ikut memperingati Hari Lingkungan Hidup (HLH) Sedunia Tahun 2024 dengan Aksi Bersih Pantai pada Jumat (7/6).

Menurut siaran persnya, aksi ini merupakan rangkaian peringatan HLH yang telah dimulai sejak 5 Mei 2024 sampai 5 Juli 2024 dengan kolaborasi antar sektor, yaitu Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), dunia usaha, Pemerintah Provinsi Banten, Pemerintah Kabupaten Pandeglang, TNI, masyarakat, dan generasi muda.

Aksi bersih pantai merupakan program edukasi dan kampanye pelestarian pesisir laut kepada masyarakat. Aksi ini melibatkan 576 peserta dan turut hadir PJ Gubernur Banten dan Bupati Pandeglang. Kehadiran mereka bertujuan memberikan dorongan kepada masyarakat setempat untuk tetap menjaga kebersihan pantai dan konsisten melakukan pengelolaan sampah.

Bupati Pandeglang, Irna Narulita, dalam sambutannya menyampaikan permasalah utama timbulan sampah di Pantai Labuan berasal dari daratan dan lautan. Sumber daratan terjadi akibat kurang kesadaran dan belum adanya partisipasi aktif masyarakat untuk peduli dengan sampah. Sedangkan sumber lautan berasal dari pasang rob dan kejadian tsunami tahun 2018.

Pemerintah Kabupaten Pandeglang, kata Bupati Irna Narulita, tidak hanya diam dan telah melakukan langkah perbaikan dengan menerapkan Tindak Pidana Ringan (Tipiring) dengan mewajibkan retribusi kepada masyarakat yang masih membuang sampah sembarangan.

"Selain itu, Pemerintah Kabupaten Pandeglang memiliki program Selasa Bersih yang melibatkan masyarakat dalam kerja bakti membersihkan lingkungan serta program pengelolaan sampah plastik menjadi bahan bakar jumputan yang bisa hasilkan 5 - 6 ton breket sampah per bulan beromzet 6 milar rupiah yang dijual kepada PT PLN Banten Labuan sebagai alternatif pengganti batu bara," ujar Irna Narulita

Interaksi dan Edukasi

Mewakili Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, para Direktur di unit kerja Direktorat Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan, selama berinteraksi dengan peserta menyampaikan edukasi bahwa aksi bersih pantai sejalan dengan slogan HLH 2024 yaitu Our Land, Our Future atau Tanah Kita, Masa Depan Kita.

Slogan tersebut mengajak kita semua termasuk warga kawasan pesisir Pantai Labuan menjaga kawasan pantai dari sampah agar tercipta manfaat ekonomi dan kesejahteraan bagi masyarakat nelayan, karena kawasan Pantai Labuan akan dijadikan sentra pengolahan ikan dan wisata kuliner laut.

Selain melakukan aksi bersih pantai, secara simbolis dilakukan penanaman 30 pohon jenis cemara laut dan ketapang untuk menjaga kerindangan dan kenyamanan di pesisir Pantai Labuan. Aksi bersih Pantai Labuan mendapatkan dukungan dari PT Perusahaan Gas Negara Tbk yang memiliki komitmen untuk melakukan edukasi dan mengajak masyarakat untuk mengelola pesisir pantai, khususnya Pantai Labuan yang dekat dengan wilayah kerjanya.

Aksi bersih pantai hari ini berhasil mengumpulkan 3.577 Kg. Selain hari ini, bersih pantai ini juga telah dilakukan dengan alat berat pada hari Rabu dan Kamis (5 - 6 Juni 2024) yang telah membersihkan timbulan sampah sebesar 102 ton.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

49 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

59 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.