Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tokoh Adat Papua Harapkan Ada Pos Pengamanan di Cagar Alam Cycloop

📅 Sabtu, 08 Jun 2024, 09:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tokoh Adat Papua Harapkan Ada Pos Pengamanan di Cagar Alam Cycloop Doc: antara
Ket. Tokoh Masyarakat Adat Papua Yanto Eluay.

SENTANI - Tokoh Masyarakat Adat Papua Yanto Eluay mengharapkan adanya pos pengamanan baik itu TNI-Polri di kawasan penyangga Cagar Alam Pegunungan (CAP) Cycloop.

"Kami siap memfasilitasi kehadiran pos pengamanan untuk dapat menjaga keamanan dan ketertiban tetapi juga sebagai bentuk perlindungan terhadap CAP Cycloop," kata Tokoh Adat Papua Yanto Eluay di Sentani, Sabtu (8/6).

Menurutnya, aktivitas perambahan masih tetap dilakukan padahal imbauan dan teguran telah disampaikan oleh masyarakat adat pemilik hak ulayat tetapi oknum-oknum masyarakat itu tidak menghiraukannya.

"Untuk membantu pencegahan kerusakan kawasan CAP Cycloop dibutuhkan dukungan semua pihak terutama aparat keamanan untuk menindak tegas oknum yang sengaja merusak hutan yang menjadi sumber kehidupan makhluk hidup," ujarnya.

Dia menjelaskan, Peraturan Daerah (Perda) tentang Perlindungan Kawasan Cagar Alam Pegunungan Cycloop telah dibuat oleh Pemerintah Kabupaten dan Kota Jayapura.

"Perda tersebut hanya mengatur pengendalian tetapi tidak ada sanksi pidana bagi mereka yang sengaja merusak Cycloop, maka perlu revisi sehingga sanksi hukum diberlakukan supaya ada efek jera," katanya.

Dia menambahkan, pihaknya siap memfasilitasi lokasi pos pengamanan baik itu TNI maupun polisi untuk bersama-sama menjaga dan melindungi kawasan CAP Cycloop.

"Kami juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah, lembaga swadaya masyarakat (LSM), pecinta lingkungan yang terus menyuarakan serta melakukan aksi nyata penanaman di kawasan penyangga CAP???????Cycloop," ujarnya.

Yanto Eluay merupakan ondofolo atau ketua adat Kampung Sereh Distrik Sentani Kabupaten Jayapura yang wilayah adatnya masuk dalam gugusan kawasan Pegunungan Cycloop yang terbentang 78 kilometer dari Kota Jayapura hingga Kabupaten Jayapura.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.