Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wapres Ma'ruf Resmikan Peluncuran RIPPP dan SIPPP Percepatan Pembangunan Papua

📅 Jumat, 07 Jun 2024, 09:31 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wapres Ma'ruf Resmikan Peluncuran RIPPP dan SIPPP Percepatan Pembangunan Papua Doc: ANTARA/Benardy Ferdiansyah
Ket. Wapres Ma'ruf Amin meresmikan peluncuran RIPP dan SIPPP di Kota Sorong, Papua Barat Daya, Jumat (7/6/2024).

SORONG - Wakil Presiden (Wapres) RI Ma'ruf Amin meresmikan peluncuran Rencana Induk Percepatan Pembangunan Papua (RIPPP) dan Sistem Informasi Percepatan Pembangunan Papua (SIPPP) di Kota Sorong, Papua Barat Daya, Jumat (7/6).

"Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, Rencana Induk Percepatan Pembangunan Papua dan Sistem Informasi Percepatan Pembangunan Papua, saya nyatakan resmi diluncurkan," kata Wapres dalam sambutannya.

Wapres menyatakan peluncuran RIPP dan SIPPP menjadi momentum penting yang dapat menjadi bagian dalam sejarah perjalanan pembangunan Papua dan juga menjadi penentu bagi kemajuan Papua di masa mendatang.

Wapres menjelaskan bahwa pembangunan di tanah Papua telah menjadi prioritas utama pemerintah. Upaya itu juga sejalan dengan komitmen pemerintah dalam mewujudkan pembangunan yang bersifat Indonesia-sentris untuk mengurangi ketimpangan antarwilayah.

"Untuk itu, kebijakan dan strategi pembangunan Papua terus didorong demi menguatkan peran pemerintah daerah otonom baru dalam meningkatkan kesejahteraan orang asli Papua, salah satunya melalui penguatan regulasi," ujar Wapres.

Ia mengatakan berdasarkan amanah undang-undang, pemerintah telah menyusun RIPPP 2022-2041. Hal tersebut penting sebagai payung hukum dan pedoman dalam proses perencanaan, penganggaran, pelaksanaan sampai dengan evaluasi dan pengendalian percepatan pembangunan di Papua.

Ia menjelaskan RIPPP 2022-2041 mengusung visi besar "Terwujudnya Papua Mandiri, Adil, dan Sejahtera", dengan tiga misi utama, yaitu Papua Sehat, Papua Cerdas, dan Papua Produktif.

Selain itu, kata Wapres, arah kebijakan pembangunan wilayah Papua tersebut juga telah diselaraskan ke dalam Rancangan Akhir Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional 2025-2045 dengan tema "Percepatan Pembangunan Wilayah Papua menuju Papua Sehat, Cerdas, dan Produktif",.

"Desain dan kerangka perencanaan ini tentunya dapat membawa semangat, paradigma, dan terobosan baru dalam rangka mewujudkan lompatan kesejahteraan Papua dalam 20 tahun mendatang," tuturnya.

Di samping itu, Wapres mengungkapkan salah satu terobosan strategis lainnya dalam upaya percepatan pembangunan Papua, yakni melalui Sistem Informasi Percepatan Pembangunan Papua (SIPPP).

"Saya harap SIPPP dapat berperan penting dalam perencanaan pembangunan oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah, penyelarasan perencanaan pembangunan di tingkat pusat dan daerah serta pemantauan, pengendalian, pelaporan, dan evaluasi pelaksanaan rencana pembangunan," katanya.

Wapres juga mengharapkan SIPPP dapat diakses dan dimanfaatkan oleh seluruh pemangku kepentingan di pusat dan daerah, termasuk masyarakat dalam rangka perencanaan pembangunan di wilayah Papua.

"Untuk itu, SIPPP agar bisa dikembangkan dan dapat diintegrasikan dengan berbagai platform sistem informasi lainnya sehingga dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi sistem sekaligus mendukung penguatan tata kelola pembangunan di wilayah Papua," ucap Wapres.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Nasional
Pengungkapan Narkotika Keta...

Kemeriahan Gebyar PAUD Yogyakarta 2026

4 jam yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.