Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Masyarakat Jangan Mudah Tertipu Investasi Bodong

📅 Jumat, 07 Jun 2024, 08:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Masyarakat Jangan Mudah Tertipu Investasi Bodong Doc: ISTIMEWA
Ket. lustrasi, pergerakan saham.

SURABAYA - Pengamat ekonomi sekaligus Kepala Departemen Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Airlangga Gancar C Premananto menyatakan masyarakat harus pintar mengatur keuangan keluarga serta tidak mudah tertipu dengan layanan investasi bodong.

"Karena begitu banyak masyarakat yang merasa terugikan dan melakukan aktivitas penuntutan terhadap penipuan-penipuan investasi yang terjadi dalam berbagai bentuk," katanya di sela kegiatan yang digelar oleh Unair, BRI dan Pegadaian bertajuk Magister Manajemen FEB Unair Creating Shared Value (CSV) Genk Emak Emas di Kantor Kecamatan Gayungan, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (6/6).

Gencar menjelaskan, agar masyarakat tidak terjebak investasi bodong bisa mengecek melalui izin usaha dan proses bisnis yang dijalankan perusahaan tersebut."Pertama mengecek izin usahanya yang kedua mengecek proses bisnis-nya logis atau tidak," katanya.

Termasuk, lanjutnya, jangan sampai tergiur dengan iming-iming investasi yang murah namun dapat hasil yang luar biasa. "Contoh kasus, ditawari jualan daring secara gratis, mudah tanpa keluar biaya dan ternyata di situ ada proses bisnis yang harus membayar uang kepada pihak penyelenggara dan itu bisa jadi uang-nya hilang," ujarnya.

Kelola Keuangan

Karena itu, dirinya memberi saran agar masyarakat, dalam hal ini emak-emak, bisa mengatur keuangan bahkan menambah pendapatan keluarga melalui investasi. "Pertama memahami berbagai kemungkinan investasi, dalam hal ini bisa bentuk emas yang lebih stabil dan kredibel sebagai bentuk investasi, jadi nilainya tetap. Paling tidak mengetahui berbagai tipe investasi," ucapnya.

Investasi, kata Gencar, juga termasuk dalam aspek yang diajarkan oleh agama untuk mengatur segala ketidakpastian di masa depan.

Sementara itu, Pemimpin Cabang Pegadaian Kalianyar Ida Wahyu Prihartini mengatakan investasi paling mudah dan nisbi aman ialah emas. "Banyak untungnya jika kita berinvestasi melalui emas, mulai dari harganya relatif selalu naik meskipun bertahap dan juga banyak lembaga yang bisa menyimpan atau bahkan dengan cepat membeli emas, saat dibutuhkan," ujarnya.

Bahkan di perusahaannya, kata dia, banyak program yang bisa dimanfaatkan masyarakat untuk berinvestasi emas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.