Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenkes Kunjungi Keluarga Terindikasi Kusta di Kota Serang

📅 Jumat, 07 Jun 2024, 00:08 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemenkes Kunjungi Keluarga Terindikasi Kusta di Kota Serang Doc: ANTARA/Desi Purnama Sari
Ket. Pj Wali Kota Yedi Rahmat bersama Kementrian RI kujungi keluarga terkena penyakit kusta di Kasemen, Kota Serang, Kamis (6/6/2024).

Serang - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mengunjungi salah satu keluarga di Kota Serang, Banten yang terindikasi terserang penyakit kusta.

Ketua Tim Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI Regina T Sidjabat di Serang, Kamis, mengaku telah berkomunikasi dengan Penjabat (Pj) Wali Kota Serang untuk melakukan kunjungan dan melihat kondisi keluarga yang terindikasi penyakit kusta.

"Dua anak berusia di bawah 15 tahun di Kecamatan Kasemen, Kota Serang, suspek penyakit kusta," katanya.

Selain itu, Kemenkes juga telah melakukan skriningterhadap keluarga yang tinggal satu rumah dan memberikan obat pencegahan agar tidak tertular.

"Penyakit kusta ini memang menular, akan tetapi penularannya tidak mudah dan tidak perlu ditakuti, karena penyakit kusta itu bisa dicegah dan bisa disembuhkan," katanya.

Kusta basah atau biasa dikenal dengan multi basiler bisa disembuhkan dalam 12 bulan, sedangkan yang diderita oleh kedua anak tersebut kebetulan pausi basiler atau kusta kering bisa diobati selama enam bulan.

"Pesan kami diberikan obat, dandiskriningternyata kusta, diberikan obat kepada satu rumah minimal, atau diberikan obat pencegahan," katanya.

Sementara itu, Pj Wali Kota Serang Yedi Rahmatmengatakan kunjungan perwakilan Kemenkes RI itu atas dasar laporan yang diterimanya. Saat itu iameminta bantuan Kemenkes RI untuk memberikan obat-obatan.

"Kami tadi sudah melihat kondisi anak-anak yang terkena penyakit kusta. Kami bersama dari Kementerian Kesehatan langsung melakukan peninjauan," ujarnya.

Pemkot Serang dan Kemenkes RI langsung memberikan obat-obatan khusus untuk penyakit kusta agar tidak menular dan segera sembuh.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Mutasi Polri, Pejabat Divpr...
Daerah
Produk UMKM Dipromosikan Le...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.