Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jerman Incar Mahkota Eropa Keempat

📅 Jumat, 07 Jun 2024, 07:07 WIB | Oleh:
Jerman Incar Mahkota Eropa Keempat Doc: Tobias SCHWARZ / AFP
Ket. sesi latihan I Pemain timnas Jerman menghadiri sesi latihan dalam persiapan Kejuaraan UEFA Euro 2024 di Her­zogenaurach, Sabtu (1/6). Jerman, akan ­menghadapi Hungaria, Swiss, dan Skotlandia di Grup A.

BERLIN - Tuan rumah Piala Eropa (Euro) 2024, Jerman, akan menghadapi Hungaria, Swiss, dan Skotlandia di Grup A. Jerman akan berupaya memecahkan rekor merebut mahkota Euro keempat. Setelah satu dekade tampil buruk, Jerman memasuki turnamen kali ini dengan semangat yang meningkat.

Jerman meningkat di bawah asuhan pelatih Julian Nagelsmann. Jerman sekarang mungkin berada dalam kerangka untuk melaju lebih jauh di turnamen ini, terutama setelah mengalahkan Prancis dan Belanda dengan cara yang mengesankan di bulan Maret.

Namun lolos dari grup bukanlah hal yang mudah, terutama karena ada Hungaria yang dilatih Marco Rossi. Meski kalah 1-0 dari Irlandia dalam pemanasan pra-turnamen, Hungaria tampil luar biasa, tak terkalahkan hingga kemunduran itu sejak September 2022, dalam 12 pertandingan.

Swiss dan Skotlandia adalah tim yang tidak diunggulkan, namun keduanya bisa saja mempunyai peluang untuk merusak pesta tuan rumah dengan melaju ke babak sistem gugur. Jerman telah memenangkan tiga Piala Eropa serta empat Piala Dunia, yang terakhir tahun 2014, namun reputasi sebagai tim turnamen telah terpuruk selama satu dekade terakhir.

Setelah kalah di semifinal dari Prancis tahun 2016, Jerman tersingkir di babak grup Piala Dunia 2018, tersingkir paling awal dalam 80 tahun. Jerman mengulangi hasil tersebut empat tahun kemudian di Qatar, juga tersingkir di babak 16 besar Euro 2021 oleh finalis Inggris.

Pelatih Hansi Flick kemudian dipecat di akhir tahun 2023 setelah kalah 4-1 dari Jepang. Dia menjadi pelatih pertama yang dipecat dalam sejarah sepak bola Jerman.

Penggantinya, Nagelsmann, hanya memenangkan satu dari empat pertandingan pertamanya sebelum merombak skuad di bulan Maret.

Pelatih berusia 36 tahun itu melakukan 11 perubahan, mengganti bintang-bintang mapan seperti Leon Goretzka, Serge Gnabry, Mats Hummels dan Niklas Suele. Dia mengganti mereka dengan pemain-pemain yang sedang dalam performa terbaik di juara liga Bayer Leverkusen dan tim kejutan Stuttgart.

Perubahan ini membuahkan hasil, dengan tim asuhan Nagelsmann yang energik dan sukses mengalahkan Prancis dan Belanda. ben/AFP/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog denga...
Luar Negeri
PBB Serukan Negara-negara T...

Wabah Ebola Tewaskan Lebih dari 4.000 Warga di Kongo

24 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Wabah Ebola Tewaskan Lebih ...
Daerah
Anggaran PUPR Karawang Masi...
Nasional
Jelang HUT ke-81 TNI, Pangl...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.