Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Badan Geologi: Ada Perubahan Signifikan pada Gunung Kelimutu

📅 Jumat, 07 Jun 2024, 16:54 WIB | Oleh:
Badan Geologi: Ada Perubahan Signifikan pada Gunung Kelimutu Doc: ANTARA/Mega Tokan
Ket. Arsip - Pengunjung berfoto di sekitar danau Kawah II Gunung Kelimutu, Kabupaten Ende, NTT, Minggu (2/6/2024). Gunung Kelimutu merupakan salah satu gunung api aktif yang kini berada pada Level II atau Waspada.

KUPANG - Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebut adanya perubahan yang signifikan baik pada warna air danau maupun sebaran belerang pada danau kawah Gunung Kelimutu di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Dari pemantauan visual dan instrumental, ada perubahan signifikan baik dari perubahan warna air danau Kawah I maupun kenampakan dan sebaran belerang di permukaan air danau Kawah II yang hampir merata tersebar di bagian tepi permukaan air danau," kata Ketua Pos Pengamatan Gunung Api Kelimutu Irwan Ka Uman ketika dihubungi dari Kupang, Jumat.

Ia menjelaskan hasil pengamatan visual mengindikasikan terjadinya pelarutan batuan pada Kawah I dan naiknya fluida magmatik ke permukaan yang ditunjukkan dari sebaran belerang di permukaan danau kawah.

Selanjutnya perluasan sebaran endapan belerang di permukaan air danau Kawah II menunjukkan peningkatan aktivitas sistem magmatik-hidrotermal yang ada di bawahnya.

Selain perubahan warna air danau kawah, sebaran belerang yang intensif didukung oleh peningkatan kegempaan yang mengindikasikan terjadinya suplai magma ke permukaan.

Untuk saat ini, Irwan mengatakan potensi ancaman bahaya Gunung Kelimutu adalah erupsi freatik dan magmatik yang menghasilkan lontaran material dalam radius 250 meter.

"Hujan abu dapat terjadi dengan jarak dan intensitas tergantung pada arah dan kecepatan angin," ucapnya.

Dengan potensi bahaya tersebut, Badan Geologi masih mempertahankan tingkat aktivitas gunung api itu pada Level II atau Waspada.

Masyarakat atau pengunjung pun direkomendasikan agar tidak berada di sekitar area kawah dalam radius 250 meter dari tepi kawah.

"Masyarakat juga diimbau untuk tetap tenang," katanya berpesan.

Gunung Kelimutu merupakan gunung api tipe strato yang memiliki tiga danau kawah yakni Kawah I (Tiwu Ata Polo), Kawah II (Tiwu Koofai Nuwamuri), dan Kawah III (Tiwu Ata Bupu).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.