Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tim Voli Indonesia Gagal Melaju

📅 Kamis, 06 Jun 2024, 07:18 WIB | Oleh:
Tim Voli Indonesia Gagal Melaju Doc: Foto : ASIANVOLLEYBALL
Ket. Timnas voli putra Indonesia berlaga I Timnas voli putra Indonesia saat berlaga di penyisihan pool C, AVC Challenge Cup 2024 di Isa bin Rashid Hall, Isa Town, Bahrain, Minggu (2/6).

JAKARTA - Tim bola voli putra Indonesia masih akan berjuang dalam laga pemeringkatan 9-12 AVC Challenge Cup 2024. Indonesia tidak berhasil melaju ke babak perempat final usai menelan dua kali kekalahan di babak penyisihan grup dari Korea Selatan dan Qatar.

Target dari ketua umum PBVSI untuk bisa mempertahankan raihan seperti musim lalu dengan berada di posisi keenam tampaknya terlalu tinggi. Tahun ini Indonesia hanya diperkuat oleh pemain-pemain muda yang masih perlu membutuhkan jam terbang di turnamen internasional.

Meski demikian penampilan tim bola voli putra Indonesia membaik pada pertandingan kedua grup C AVC Challenge Cup 2024, Selasa (4/6). Berlaga di Isa town, Bahrain, Indonesia harus mengakui kehebatan Qatar. Dalam laga kedua di grup C AVC Challenge Cup 2024 itu, Indonesia kalah 0-3 (17-25, 15-25, 17-25). Sebelumnya, di laga pertama grup C AVC Challenge Cup 2024, Indonesia menyerah 0-3 (11-25, 16-25, 9-25) dari Korea Selatan.

Meski kalah, menurut Manajer Tim Indonesia Loudry Maspaitella, penampilan Indonesia telah membaik. Para pemain tidak lagi demam panggung. "Secara permainan lumayan bisa mengimbangi Qatar di lapangan, anak-anak tidak lagi demam panggung, tidak seperti lawan Korea di pertandingan pertama," ujar Loudry.

Menurutnya, melawan Korea di laga pertama AVC Challenge, para pemain Indonesia demam panggung."Pertandingan pertama melawan Korea, demam panggung parah. Lebih parah dibanding saat tampil pertama di Proliga lalu. Benar-benar grogi," sambungnya.

Namun, Loudry menyayangkan para pemain yang punya kontribusi besar saat melawan Qatar, adalah pemain di luar U-20. Sebagian pemain Indonesia yang tampil di AVC Challenge ini diisi pemain yang usianya di atas 20 tahun.

Sebagian pemain tim U-20 yang dipersiapkan tampil di Kejuaraan Asia U-20 di Surabaya, akhir Juli mendatang, harus membela Jakarta Garuda Jaya di Proliga yang pekan ini digelar di Bandung, Jawa Barat.

"Kami berharap tim U-20 bisa berkontribusi lebih banyak. Sebab, anak-anak ini yang dipersiapkan untuk Kejuaraan Asia U-20 Juli mendatang di Surabaya," ujarnya. Indonesia mengirim para pemain muda karena para pemain senior tidak diizinkan main di AVC Challenge Cup oleh klub mereka.

Saat ini para pemain senior akan tampil kompetisi Proliga 2024. Pekan ini, Proliga akan bergulir di Bandung. Dengan menduduki peringkat ketiga grup, Indonesia menghadapi peringkat ketiga grup A yakni Filipina, Kamis(6/6) dini hari WIB. Kedua tim Asia Tenggara itu bertarung dalam pertandingan perebutan peringkat 9-12. ben/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.