Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Keindahan Bali di Era ‘30-an Tersorot Jelas dalam 'Samsara'

📅 Kamis, 06 Jun 2024, 20:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
Keindahan Bali di Era ‘30-an Tersorot Jelas dalam 'Samsara' Doc: ANTARA/Hreeloita Dharma Shanti

JAKARTA - Lagi-lagi sutradara Garin Nugroho berhasil membawa warna baru dalam industri perfilman Indonesia.

Usai sukses dengan Setan Jawa yang tayang pada 2017 lalu, tahun ini ia menghadirkan film bisu hitam-putih bernama Samsara. Sebuah film yang menggabungkan unsur film, unsur teater, dan unsur seni tradisi.

Meski film yang diperankan oleh Ario Bayu dan Juliet Widyasari Burnett ini dikatakannya sebagai film horor, namun penikmat film tidak perlu khawatir karena filmnya sendiri lebih terasa seperti 'menyelami' kekayaan budaya Bali sambil menelusuri indahnya alam pada masa itu melalui gaya sinematiknya yang tak biasa.

Pasalnya, baik Garin maupun para pemain semua kompak banyak mencari referensi dari kehidupan Bali di tahun 1930-an. Mulai dari foto masyarakat yang hidup pada waktu itu, kegiatannya, buku-buku sampai kunjungan komedian Charlie Caplin ke sana yang secara realistis dapat membangkitkan imajinasi mereka untuk menyorot keindahan Bali.

Berkat semua referensi itu, penonton dapat melihat rimbunnya hutan sambil menikmati indahnya aliran sungai yang jernih dan dikelilingi dedaunan. Dengan mendetil, ditambahkan pula sejumlah pohon kelapa yang berdiri dengan kokoh di beberapa adegan.

Beranjak ke pedesaan tempat Darta (Ario Bayu) tinggal, walaupun digambarkan sebagai warga miskin kala itu, suasana pedesaan cukup hangat dan penuh dengan kegembiraan.

Rakyatnya suka menari baik dengan gaya tubuh yang gemulai nan cantik ataupun yang mengenakan topeng karakter. Dari segi pakaian pun, pemain yang memerankan warga lokal mengenakan pakaian tradisional.

Sementara untuk pemain yang berasal dari bangsa Eropa yang diketahui pada masa itu banyak menikah dengan bangsawan Bali, pakaian yang ditampilkan jauh lebih modern dengan mengenakan gaun atau pakaian lengan panjang khas kolonial bagi prianya.

Kerukunan warganya pun tersorot jelas dari cara mereka bercengkrama, saat mengerjakan sesuatu seperti mengukir atau menganyam sesuatu. Bahkan dalam sebuah adegan di perkarangan rumah Darta usai menikahi Sinta (Juliet Widyasari Burnett), seorang anak dengan tingkah lucunya menari mengenakan topeng.

Keharmonisan keluarga tercermin jelas dari sikap kedua orang tuanya yang kemudian ikut menari diikuti tawa Darta dan Sinta.

Tak lupa, Garin juga memasukkan 'sentuhan film lama' dalam Samsara. Ia menghadirkan tiga tokoh komika dengan ukuran tubuh yang berbeda, untuk memberikan sedikit sensasi humor di tengah kekalutan hubungan para tokoh utama.

Ketiga tokoh inilah yang bakal membuat kehidupan di desa makin seru untuk diikuti.

Selain keindahannya, tentu kita tahu bahwa Bali memiliki budaya mistis yang cukup kental. Untuk memperlihatkan hal tersebut, tim produksi banyak memasukkan latar tempat sakral berupa candi-candi, tempat menaruh dupa dan bunga hingga tanah luas kering yang dipenuhi tumpukan bebatuan.

Sebab-Akibat Perbuatan Manusia

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
Megapolitan
Daftar Lokasi Samsat Kelili...
Megapolitan
Urus SIM Tak Repot Lagi, Ad...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.