Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ditjen Hubdat Dorong Kolaborasi dalam Penyusunan Renstra 2025-2029

📅 Kamis, 06 Jun 2024, 11:15 WIB | Oleh:
Ditjen Hubdat Dorong Kolaborasi dalam Penyusunan Renstra 2025-2029 Doc: Istimewa
Ket. Kick Off Meeting Penyusunan Renstra Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Tahun 2025 - 2029 di Jakarta.

JAKARTA - Kementerian Perhubungan menggelar acara Kick Off Meeting Penyusunan Rencana Strategis (Renstra) Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Tahun 2025 - 2029 di Jakarta.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut Penyusunan Rencana Strategis (Renstra) Kementerian Perhubungan yang bersinergi dengan Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029.

"Kegiatan ini diharapkan menjadi waktu yang tepat bagi kita semua untuk saling bekerja sama dan berkoordinasi, tentunya dalam melaksanakan Penyusunan Rencana Strategis Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Tahun 2025-2029 sehingga kita memperoleh sebuah dokumen perencanaan transportasi darat lima tahun kedepan yang dapat diandalkan dan mendukung Visi Indonesia Emas," ungkap Sekretaris Dirjen Perhubungan Darat, Amirulloh dalam sambutannya secara virtual, Rabu (5/6).?

Ia berharap Renstra ini dapat menjawab isu strategis yang ada saat ini di antaranya Kinerja Logistik Nasional, Kemacetan pada Kota-Kota Besar dan Metropolitan, dan Konsumsi Energi dan Emisi Sektor Transportasi yang masih tinggi.

"Selain itu, yang menjadi isu strategis lainnya ialah ketimpangan wilayah 3TP (Tertinggal, Terluar, Terdepan dan Perbatasan) serta Peningkatan Keselamatan Transportasi sehingga dapat mendukung Visi Indonesia Emas 2045 yaitu Negara Nusantara Berdaulat, Maju dan Berkelanjutan," jelasnya.

Renstra Ditjen Perhubungan Darat mengacu pada Rancangan Teknokratik Renstra Kementerian Perhubungan 2025-2029 yang mencakup Isu Strategis dan Arah Kebijakan, serta Indikasi Kegiatan dan Kebutuhan Pembiayaan periode 2025- 2029 pada setiap bidang mencakup bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Sarana dan Prasarana, serta Transportasi Sungai, Danau dan Penyeberangan dan bidang Dukungan Manajemen.

Kegiatan Kick Off Meeting membahas Arah Kebijakan Renstra RPJMN 2025-2029 Kementerian Perhubungan, Ditjen Perhubungan Darat, Transportasi Darat dan Multimoda Terhadap Kinerja Logistik serta Tantangan dan Hambatan Sinkronisasi Kebijakan Transportasi antara Pemerintah Pusat dan Daerah.

Pihaknya menegaskan perencanaan yang disusun harus dapat mengkomodir semua lingkup hingga menunggu arahan dari Presiden Republik Indonesia periode selanjutnya. Selain itu, perlu sinergitas antara Pemerintah Pusat dan Daerah, khususnya berkaitan dengan keselarasan indikator. Skema pendanaan Public Service Obligation (PSO) untuk angkutan umum dan penyeberangan juga menjadi poin yang disorot.

Untuk memberikan berbagai pandangan terkait penyusunan Renstra, pada kegiatan ini dihadirkan sejumlah narasumber di antaranya perwakilan Biro Perencanaan Kementerian Perhubungan Dewi Julita Sianturi, perwakilan Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kemendagri M. Ali Irmada, Ketua Dewan Pakar Asosiasi Logistik Indonesia Dr. Nofrisel, SE, MM, CSLP, ESLog, dan Koordinator Transportasi Sektor Darat dan Perkeretaapian Bappenas Dail Umamil Asri.

Acara diikuti oleh Kepala Unit Pelayanan Teknis di lingkungan Ditjen Perhubungan Darat atau yang mewakili dan Direktur Transportasi, perwakilan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.