Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Membanggakan, Wayang Potehi Gudo Jombang Tampil di Negara Pizza !

📅 Rabu, 05 Jun 2024, 16:23 WIB | Oleh:
Membanggakan, Wayang Potehi Gudo Jombang Tampil di Negara Pizza ! Doc: Istimewa
Ket. Ketua grup Wayang Potehi Fu He An, Toni Harsono (tiga dari kiri), saat tur Wayang Potehi Gudo di Italia, baru-baru ini.

SURABAYA - Kabar membanggakan datang dari Jombang, Jawa Timur. Setelah sukses tampil di Belanda pada acara Tong Tong Fair Den Haag di tahun 2022, saat ini grup Wayang Potehi Fu He An dari Gudo Jombang, mendapat kesempatan tampil di Italia.

Ketua grup Wayang Potehi Fu He An, Toni Harsono, mengatakan, mereka tampil dalam rangkaian acara Festival Budaya Napoli, yang dilaksanakan sejak tanggal 31 Mei sampai 6 Juni 2024 mendatang.

"Selain tampil di Napoli, Wayang Potehi dari Jombang ini juga akan tampil di beberapa negara Eropa Barat serta kota-kota sekitarnya. Antara lain di Roma, Pompei dan Sorento," tuturnya lewat keterangan tertulis.

Dia menjelaskan, wayang potehi kini banyak digelar di berbagai acara dan tempat. Antara lain di gereja, mall, sekolah hingga pondok pesantren. Hanya saja tokoh, dan karakternya disesuaikan. Bahkan wayang potehi juga pernah tampil di lingkungan Jeron Beteng Keraton Yogyakarta pada tahun 2021 lalu.

Tokoh kelahiran Jombang ini dikenal luas sebagai sosok yang gigih melestarikan dan mengembangkan Wayang Potehi, yang terpusat di Klenteng Hong San Kiong Gudo. Bahkan ia juga membangun Museum Potehi, yang terletak di Jalan.Raya Wangkal Gudo, Jombang.

Walaupun berasal dari Tiongkok, namun Wayang Potehi sudah masuk sebagai salah satu dari 100 jenis wayang yang ada di Indonesia.

Karakter tokoh wayang adalah boneka kayu yang dimainkan oleh dua orang Dalang dan 3 orang pemusik, yang terdiri dari pemain tambur, genderang, dan terompet. Sedangkan cerita diangkat dari legenda daratan China. Pementasan Wayang Potehi umumnya digelar di kelenteng.

"Hal ini sebagai bentuk akulturasi budaya Jawa dan China yang sudah terwujud berabad abad yang lalu" ujarnya.

Potehi berasal dari kata pou te hi yang berarti boneka kantong kain. Berdasar legenda, kesenian ini berasal dari dalam penjara. Alkisah ada lima orang yang hendak dihukum mati. Empat diantaranya bersedih menanti ajal namun satu orang memiliki ide menghibur diri.

Mereka pun mengambil perkakas panci dan piring untuk alat musik. Satu diantaranya menjadi dalang dengan memainkan jalan cerita. Hiburan dari sel penjara itu terdengar oleh Kaisar dan mereka pun diperintahkan untuk memainkan pertunjukkan di depan Kaisar dan akhirnya diampuni.

Toni Harsono memang sudah mencintai kesenian ini sejak kecil. Kakeknya Tok Su Kwie, adalah dalang Potehi asli Tiongkok dari Kota Coan Ciu, Provinsi Hokkian, kota asal wayang potehi. Ayahnya, Hok Hong Kie merupakan dalang wayang potehi.

Darah seni yang diwarisinya pun membuat dia getol melestarikan wayang potehi.Hanya saja pada masa itu pertunjukan wayang potehi dilarang, sehingga keberadaan wayang potehi pun sempat terancam. Apalagi dalang saat itu membuat wayang potehi sendiri-sendiri sehingga sulit dicari bentuk yang asli.

Pada pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid, jadi momen kebangkitan kesenian wayang potehi. Toni Harsono pun makin getol untuk melestarikan dan mengembangkan wayang potehi.

Ia rela menjelajah dari satu kota ke kota yang lain, bahkan sampai ke Tiongkok, untuk menemukan bentuk wayang potehi asli, seperti pada jaman kakeknya dulu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...

PBB akan Alokasikan Dana untuk 12 Krisis Kemanusiaan

38 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog denga...
Luar Negeri
PBB Serukan Negara-negara T...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.