Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Korsel Pantau Penghancuran Sebagian Jalur Kereta Api Oleh Korut

📅 Rabu, 05 Jun 2024, 15:56 WIB | Oleh:
Korsel Pantau Penghancuran Sebagian Jalur Kereta Api Oleh Korut Doc: Antara
Ket. Ilustrasi: Perbaiakan jalur kereta api

SEOUL - Badan Intelijen Nasional Korea Selatan (NIS) telah mendeteksi tanda-tanda bahwa Korea Utara baru-baru ini menghancurkan beberapa bagian di sisi utara jalur kereta api antar-Korea di pantai timur.

"Karena baru-baru ini ada tanda-tanda bahwa beberapa bagian jalur kereta api Donghae sedang dibongkar, kami memantau situasinya," kata Badan Intelijen Nasional (NIS), Rabu.

Korea Utara terdeteksi membongkar bantalan rel kereta api di sisi utara jalur Donghae. Aksi Korea Utara disebut sebagai sebuah langkah nyata untuk menghapus warisan pertukaran dan kerja sama antar-Korea.

Hal itu lantaran Korea Selatan dan Utara sepakat untuk memulihkan dua jalur kereta api - Gyeongui dan Donghae - pada tahun 2000, ketika negara-negara yang terpecah tersebut mengadakan pertemuan puncak pertama para pemimpin mereka. Jalur kereta api Donghae menghubungkan kota-kota pesisir timur melintasi perbatasan yang dijaga ketat.

Untuk jalur kereta api Donghae, jalur yang melewati Zona Demiliterisasi (DMZ) yang dijaga ketat dan memisahkan kedua Korea dibangun pada tahun 2006, menghubungkan bagian sepanjang 27 kilometer antara kedua sisi di sepanjang pantai timur. Namun belum dioperasikan, kecuali pada operasi percontohan pada tahun 2007.

Dalam beberapa bulan terakhir, Korea Utara telah memasang ranjau dan mematikan lampu jalan di sepanjang sisi dua jalan langka yang menghubungkan kedua Korea - jalur darat Gyeongui dan Donghae - dalam upaya untuk menutup sepenuhnya rute yang pernah dianggap sebagai simbol kerjasama dan pertukaran antar-Korea.

Korea Utara telah berfokus pada penghapusan referensi unifikasi sejak pemimpinnya Kim Jong-un mendefinisikan hubungan antar-Korea sebagai hubungan antara dua negara yang saling bermusuhan pada pertemuan partai akhir tahun.

Kementerian Unifikasi Seoul mengatakan pekan lalu bahwa Korea Utara mungkin akan mengumumkan langkah-langkah yang "terlihat" untuk memutuskan rute Gyeongui.

Korea Utara diperkirakan akan segera mengadakan pertemuan penting di parlemen untuk merevisi konstitusi guna mendefinisikan Korea Selatan sebagai "musuh utama" dan memperjelas batas-batas teritorialnya, termasuk perbatasan maritim.

Korea Selatan sepenuhnya menangguhkan perjanjian pengurangan ketegangan militer antar-Korea tahun 2018 pada hari Selasa sebagai tanggapan atas kampanye balon pembawa sampah dan gangguan sinyal GPS terbaru Korea Utara minggu lalu.

Dengan penangguhan tersebut, Korea Selatan mengatakan akan memulihkan semua aktivitas militer di dekat garis demarkasi dan di pulau-pulau garis depan barat lautnya.

Selain itu, Seoul akan dapat melanjutkan pelatihan lapangan di dekat perbatasan dan dapat memulai kembali siaran propaganda melalui pengeras suara terhadap Korea Utara yang merupakan alat perang psikologis yang kuat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.