Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jelang Idul Adha, DPP Kulon Progo: 56.000 Sapi Cukupi Permintaan Hewan Kurban

📅 Selasa, 04 Jun 2024, 09:28 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jelang Idul Adha, DPP Kulon Progo: 56.000 Sapi Cukupi Permintaan Hewan Kurban Doc: ANTARA/Sutarmi
Ket. Kondisi Pasar Hewan Pengasih, Kabupaten Kulon Progo.

KULON PROGO - Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, menyebut populasi sapi di wilayah ini mencapai 56 ribu ekor, sehingga mencukupi permintaan hewan kurban.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kulon Progo Drajad Purbadi di Kulon Progo, Selasa (4/6), mengatakan kebutuhan ternak sangat mencukupi, namun belum tentu dijual oleh masyarakat.

"Ketersediaan ada, tapi apakah akan dijual pada saat kurban atau tidak?. Sebanyak 56 ribu ekor sapi ini, campur antara betina dan jantan," kata Drajad .

Ia mengatakan jumlah hewan kurban yang disembelih pada Hari Raya Idul Adha 2023 sebanyak 3.500 ekor. Kebutuhan hewan kurban pada tahun ini mungkin tidak jauh beda dengan 2023.

Berdasarkan laporan, hewan kurban yang disembelih di masyarakat berasal dari Madura (Jawa Timur) dan Bali, sebab harga sapi dari luar lebih murah, dan pemeliharaannya lebih murah dibandingkan di DIY, khususnya di Kulon Progo.

"Kami berharap pengurus masjid membeli ternak lokal untuk disembelih pada Hari Raya Idul Adha nanti," katanya.

Sebelumnya, Kepala Biro Administrasi Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Setda DIY Yuna Pancawati memastikan ketersediaan hewan ternak untuk kurban mencukupi di semua kabupaten/kota DIY, termasuk Kulon Progo.

"Kami sudah memantau kondisi di Bantul dan Gunungkidul, dan hari ini di Kulon Progo," kata Yuna.

Meskipun demikian, Yuna menyampaikan saat ini juga sudah terjadi peningkatan permintaan hewan kurban yang berdampak pada kenaikan harga, meskipun masih belum terlalu signifikan.

"Misalnya sapi di Kulon Progo kisarannya antara Rp22 juta sampai Rp25 juta, kambing antara Rp2 juta sampai Rp3 juta," kata Yuna.

Selain ketersediaannya, Yuna juga memastikan kualitas hewan kurban di DIY aman untuk dikonsumsi.

"Pemantauan ketat dilakukan mulai dari lalu lintas ternak masuk dan keluar DIY hingga pengecekan kesehatan hewan secara rutin," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.