Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KJRI Cape Town Perkuat Kerja Sama Sosial Budaya dengan Afrika Selatan

📅 Sabtu, 01 Jun 2024, 21:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
KJRI Cape Town Perkuat Kerja Sama Sosial Budaya dengan Afrika Selatan Doc: ANTARA/HO-KJRI Cape Town
Ket. KJRI Cape Town memperkuat kerja sama bidang sosial budaya dengan Afrika Selatan dengan mengelar Focus Group Discussion (FGD) on Socio Cultural Issues di Castle of Good Hope pada Kamis (30/5/2024).

Jakarta - Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Cape Town memperkuat kerja sama bidang sosial budaya dengan Afrika Selatan dengan mengelar Focus Group Discussion (FGD) on Socio-Cultural Issues di Castle of Good Hope pada Kamis (30/5).

FGD dihadiri sejumlah tokoh masyarakat seperti anggota parlemen Afrika Selatan, hakim, pelaku seni dan industri film, pengacara,general managerdan wartawan Voice of the Cape, akademisi, tokoh agama serta pengusaha.

Konjen RI di Cape Town Tudiono menyoroti kedekatan sejarah dan budaya antara Indonesia dan Afrika Selatan, demikian menurut siaran pers KJRI Cape Town di Jakarta pada Sabtu.

FGD juga diikuti delegasi Badan Pengkajian MPR RI yang sedang melakukan kunjungan ke Cape Town untuk pertemuan dengan mitra di sana dan meninjau pelaksanaan pemilu Afrika Selatan pada 29 Mei.

Delegasi MPR RI, Supriyanto, menyampaikan bahwa berdasarkan pengamatan langsung, pemilu di Afrika Selatan telah terorganisir dengan baik.

Sementara itu, pemilik sekaligus kurator Cape Heritage Museum, Ighsaan Higgins menggarisbawahi bahwa leluhur orang Afrika Selatan banyak berasal dari Asia Tenggara, khususnya Indonesia. Higgins menekankan peran penting Islam yang dibawa pejuang dan ulama Indonesia dalam melawan kolonialisme dan beranggapan pentingnya kerja sama kedua negara di bidang seni, budaya, musik serta film.

FGD menjadi ajang untuk bertukar pandangan mengenai dinamika National Assembly dan Council of Province Afrika Selatan dan pengalaman terkait praktek terbaik dalam penyelenggaraan pemilu, mengingat kedua negara tahun ini baru saja mengelar pesta demokrasi (pemilu Indonesia pada 14 Februari dan pemilu Afrika Selatan pada 29 Mei).

Diskusi sosial budaya tersebut sengaja diselenggarakan di Castle of Good Hope, yakni benteng yang dibangun pada 1666-1679 sekaligus bangunan kolonial tertua di Cape Town. Castle of Good Hope banyak merekam jejak sejarah perjuangan bangsa Afrika Selatan melawan kolonialisme dan keterkaitan sejarah sosial-budaya dengan Indonesia.

Pada kesempatan itu, Tudiono juga menyampaikan bahwa KJRI Cape Town akan menyelenggarakan Pasar Rakyat (Indonesian Folk Market/IFM) pada 9 November dan Festival Film Indonesia pada 10 dan 11 November mendatang.

IFM pertama kali diadakan di Cape Town pada Oktober 2023 dengan menampilkan seni, budaya, kuliner, dan beragam produk Indonesia. acara tersebut mendatangkan 4.695 masyarakat Cape Town dan sekitarnya, menurut pernyataan.

Atas permintaan Pemerintah Kota Mossel Bay (400 km dari Cape Town), diadakan IFM kedua di Mossel Bay yang juga menjadi salah satu segmen peringatan 30 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Afrika Selatan.

Pada IFM ketiga akan dipertunjukkan tim kesenian Betawi yang akan berkolaborasi dengan grup tari EOAN Group yang dipimpin alumni Beasiswa Seni dan Budaya Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Rano karno Buka Jakarta Financial Festival Blok M Square

27 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...

Pengamat : Salvage KMP Batumandi Patut Dicontoh

40 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Pengamat : Salvage KMP Batu...

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

41 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
Daerah
Mau Tahu Alasan Dedi Mulyad...
Ekonomi
GoPay Permudah Masyarakat I...
Megapolitan
Waoooww….Warga Bandung ak...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.