Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenparekraf Luncurkan IndoBisa 2024, Dukung Perusahaan Rintisan Kepariwisataan

📅 Sabtu, 01 Jun 2024, 11:29 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemenparekraf Luncurkan IndoBisa 2024, Dukung Perusahaan Rintisan Kepariwisataan Doc: ANTARA/HO Kemenparekraf
Ket. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Shalahudin Uno bersama perwakilan asosiasi modal ventura untuk perusahaan rintisan dalam acara peluncuran IndoBisa 2024 di Jakarta, Jumat (31/05/2024).

JAKARTA - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) meluncurkan program Indonesia Business Startup Matchmaking atau IndoBisa 2024 guna mendukung pengembangan perusahaan rintisan di bidang kepariwisataan dan ekonomi kreatif.

IndoBisa 2024 merupakan platform yang disediakan untuk menghubungkan perusahaan rintisan lokal dengan investor, mentor, dan pemangku kepentingan terkait dalam ekosistem bisnis.

"Kami berharap IndoBisa dapat melahirkan startup bisnis yang berkelanjutan," kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Shalahudin Uno sebagaimana dikutip dalam siaran pers kementerian di Jakarta, Jumat (31/5).

IndoBisa fokus pada perusahaan rintisandi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, termasuk usaha gim, aplikasi, desain dan seni, serta media dan hiburan, yang membutuhkan pendanaan dan ekosistem untuk tumbuh dan berkembang menjadi bisnis yang berkelanjutan.

Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenparekraf Rizki Handayani menyatakan bahwaOpen Call IndoBisa 2024 akan dilakukan via daring bekerja sama dengan komunitas perusahaan rintisan di Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Semarang, Surakarta, Sumatera, Kalimantan, dan Bali.

Setelah proses pendaftaran, 100 peserta akan dipilih dan diseleksi lagi menjadi 30 peserta terbaik.

"Top 30 akan mengikuti pelatihan Fundraising Bootcamp selama tiga hari secara hybrid," kata Rizki.

Rangkaian kegiatan IndoBisa 2024 juga meliputi penggalangan dana, program mentoring, dan sesi jejaring dengan para investor.

Direktur Akses Pembiayaan KemenparekrafAnggara Hayun Anujupranamenjelaskan, perusahaan rintisan di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang memerlukan suntikan modal dapat memanfaatkan platform ini untuk bertemu dengan investor.

"Setelahstartup bertemu dengan modal ventura, kami ingin membangun ekosistemstartup yang berkelanjutan melalui matchmaking,tematic networking, dan speed networking yang mudah-mudahan bisa kita lakukan di 2024," kata Hayun.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.