Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Akhirnya Petugas Gabungan Temukan Jenazah Nelayan Asal Indramayu

📅 Jumat, 31 Mei 2024, 00:16 WIB | Oleh: Tim Penulis
Akhirnya Petugas Gabungan Temukan Jenazah Nelayan Asal Indramayu Doc: ANTARA/Ahmad Fikri
Ket. Petugas gabungan menemukan jasad nelayan asal Indramayu yang dilaporkan hilang tenggelam di perairan pantai selatan Cianjur, Jawa Barat, Kamis (30/5/2024).

Cianjur - Petugas gabungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menemukan jenazah nelayan asal Indramayu atas nama Carwan (55) yang dilaporkan hilang setelah perahu yang ditumpanginya karam di pantai selatan Cianjur, Selasa (27/5).

Kepala Pelaksana BPBD Cianjur Asep Sukma Wijaya saat dihubungi, Kamis, mengatakan jenazah korban masih tersimpan di Puskesmas Sindangbarang, setelah dilakukan pemeriksaan dan masih menunggu diambil pihak keluarga guna dimakamkan.

"Jenazah masih tersimpan di Puskesmas Sindangbarang menunggu diambil pihak keluarga, korban awalnya ditemukan nelayan setempat yang sudah mendapat kabar adanya nelayan yang hilang tenggelam," katanya.

Dia menjelaskan, nelayan yang menemukan jasad korban langsung mengkoordinasikan hal tersebut pada petugas gabungan terdiri dari BPBD, TNI/Polri dan relawan yang melakukan pencarian setelah menemukan bangkai perahu yang terbelah dua di perairan pantai selatan Cianjur.

Jasad korban ditemukan tergeletak di pinggir Pantai Talagasari, Kecamatan Sindangbarang, petugas gabungan langsung menuju lokasi dan membawa jasad korban ke puskesmas setempat guna pemeriksaan luar tubuh dan identifikasi.

"Hasil penyelidikan sementara, nelayan tersebut diduga meninggal karena tenggelam setelah perahunya dihantam gelombang tinggi, sehingga menyebabkan perahunya rusak terbelah," katanya.

Pihaknya mengimbau nelayan dan wisatawan di pantai selatan, tetap waspada dan berhati-hati karena cuaca berubah dengan cepat serta terjadi gelombang tinggi setiap harinya.

"Bagi nelayan diminta tidak melaut saat cuaca ekstrem atau gelombang tinggi, sedangkan wisatawan dilarang untuk berenang guna menghindari hal tidak diinginkan meski cuaca sedang bagus," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Daftar Lokasi Samsat Kelili...
Luar Negeri
Pentagon Tutup Mulut soal E...
Megapolitan
Urus SIM Tak Repot Lagi, Ad...
Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.