Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Balai Pelestarian Kebudayaan Konservasi Candi Asu Magelang

📅 Kamis, 30 Mei 2024, 16:35 WIB | Oleh:
Balai Pelestarian Kebudayaan Konservasi Candi Asu Magelang Doc: ANTARA/Heru Suyitno
Ket. Beberapa pekerja menyemprotkan air pada batuan Candi Asu di Desa Sengi, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang.

MAGELANG - Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah X melakukan konservasi Candi Asu di Desa Sengi, Dukun, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Penanggung Jawab Kegiatan Konservasi Candi Asu dari Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah X Candra Harimurti di Magelang, Kamis, menyampaikan kegiatan ini adalah konservasi, karena candi ini berada di tempat terbuka sehingga berpotensi untuk ditumbuhi mikro organisme.

"Mikro organisme ini kalau tidak segera ditangani, dia akan menyebabkan kerusakan penyusun-penyusun batunya. Tujuan dari konservasi kami kali ini sebenarnya adalah untuk menghambat faktor-faktor kerusakan seperti itu," katanya.

Ia menyampaikan yang dilakukan dalam konservasi kali ini pembersihan secara mekanis, baik kering maupun basah, dan pembersihan kimiawi.

"Lalu kami melakukantreatmentuntuk Candi Asu ini. Kegiatannya berlangsung selama tujuh hari mulai tanggal 29 Mei-4 Juni 2024. Kamia ada beberapa personel yang terdiri atas konservator, teknisi pelestari cagar budaya, dan tenaga lokal dari masyarakat sekitar," katanya.

Ia menjelaskan penggunaan bahan kimiawi yang digunakan saat ini sebenarnya sudah berkali-kali dipakai dan sudah diuji, tidak membahayakan bagi candi itu sendiri dan memang pembersihan kimiawi itu dibutuhkan karena ada beberapa mikro organisme tidak bisa dibersihkan secara mekanisme.

"Treatmentitu adalah pengawetan, maksudnya kita memberikan satu perlakuan agar pertumbuhan mikro organisme di kemudian hari itu jadi terhambat," katanya.

Sebelum pembersihan pihaknya melakukan observasi dulu tergantung kondisi candi pada waktu itu. Disemprot dengan air bertekanan untuk pembersihan mekanis, sebelumnya dilakukan penyikatan. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Yunani Diguncang Demo Besar...
Luar Negeri
Sultan Oman dan PM Inggris ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.