Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pengembangan SDM Penting untuk Penguatan Daya Saing RI

📅 Rabu, 29 Mei 2024, 00:45 WIB | Oleh:
Pengembangan SDM Penting untuk Penguatan Daya Saing RI Doc: ISTIMEWA
Ket. EISHA MAGHFIRUHA Kepala Center of Digital Economy and SMEs INDEF - Keterampilan pekerja, bagaimana mereka bisa menggunakan teknologi, capital (barang modal) mesin, peralatan, dan lain-lain. Intinya yang dibutuhkan adalah tenaga kerja produktif.

JAKARTA - Peningkatan keterampilan sumber daya manusia (SDM) merupakan hal yang penting untuk memperkuat daya saing Indonesia. Pendidikan tinggi penting untuk membentuk SDM yang mumpuni sesuai dengan kebutuhan pasar serta dapat mendukung pertumbuhan ekonomi jangka panjang.

"Keterampilan pekerja, bagaimana mereka bisa menggunakan teknologi, capital (barang modal) mesin, peralatan, dan lain-lain. Intinya yang dibutuhkan adalah tenaga kerja produktif," ujar Kepala Center of Digital Economy and Small and Micro Enterprises (SMEs) INDEF, Eisha Maghfiruha, di Jakarta, Senin (28/5).

Seperti dikutip dari Antara, Eisha mengatakan angkatan kerja yang terampil dibutuhkan untuk mengoptimalkan berbagai sumber daya baru bagi pertumbuhan ekonomi nasional, seperti ekonomi hijau, teknologi dan inovasi, ekonomi digital, serta energi terbarukan, agar dapat meningkatkan daya saing bangsa.

Sementara itu, ekonom dari Universitas Paramadina, Handi Risza, menyatakan hanya 6-7 persen warga Indonesia yang pernah mengenyam pendidikan hingga perguruan tinggi. Hal tersebut pun membuat kualitas SDM Indonesia tertinggal dari negara-negara tetangga.

Ia menuturkan berdasarkan Human Capital Index yang dirilis oleh Bank Dunia, indeks sumber daya manusia di Singapura, Malaysia, dan Thailand, kini jauh di atas Indonesia.

Untuk mengatasi hal tersebut, ia menyatakan kuncinya adalah pembangunan sumber daya manusia secara optimal bersamaan dengan pengembangan sektor industri, pertanian, dan lainnya.

"Benar-benar harus paralel ini proses pembangunan yang kita harus lakukan, mulai dari SDM, penguatan atau pendalaman industri, sektor pertanian, dan lain sebagainya," kata Handi.

Harus Konsisten

Ia menyampaikan pada masa Presiden BJ Habibie, Indonesia pernah menerapkan strategi pembangunan yang mirip dengan Jepang, Korea Selatan, dan Tiongkok yakni berfokus pada pengembangan SDM. "Tapi, problem di kita ini adalah konsistensi dan kontinuitas dari sebuah kebijakan yang tidak bertahan lama," ucapnya.

Handi pun mengatakan konsistensi kebijakan penting untuk mendukung kesuksesan pembangunan sumber daya manusia nasional.

"Silakan dirancang (suatu kebijakan pengembangan SDM nasional) mulai dari jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang," imbuhnya.

Sebelumnya, pengamat komunikasi digital dari Universitas Indonesia (UI), Firman Kurniawan, menekankan pentingnya Indonesia memperkuat kemitraan dengan perusahaan teknologi asing di bidang pengembangan SDM digital.

"Penting buat Indonesia menerima investasi-investasi yang arahnya ke pengembangan SDM, kemampuan kognisi, kemampuan membuat program, dan coding untuk keperluan perangkat," kata Firman.

Menurut Firman, melalui kemitraan di bidang pengembangan SDM digital, transfer pengetahuan yang terjadi dapat mendorong Indonesia untuk memproduksi perangkat gawai sendiri dengan kualitas tinggi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Pentagon Tutup Mulut soal E...
Megapolitan
Urus SIM Tak Repot Lagi, Ad...
Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.