Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPIP dan TNI AD Pertegas Pancasila sebagai Ideologi Pemersatu Bangsa

📅 Rabu, 29 Mei 2024, 11:39 WIB | Oleh:
BPIP dan TNI AD Pertegas Pancasila sebagai Ideologi Pemersatu Bangsa Doc: Istimewa
Ket. Seminar yang diberi tajuk "Pancasila Sebagai Ideologi Pemersatu Bangsa Indonesia" ini diikuti oleh 500 peserta yang berasal dari berbagai unsur di masyarakat.

SOLO - Berangkat dari komitmen kuat untuk mempertegas Pancasila sebagai ideologi pemersatu bangsa, Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) bekerja sama dengan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) menggelar Seminar Kebangsaan dalam rangka Sosialisasi Penguatan Kebangsaan pada TMMD ke-120 di wilayah Kodim 0726/Sukoharjo, Selasa (28/5).

Seminar yang diberi tajuk "Pancasila Sebagai Ideologi Pemersatu Bangsa Indonesia" ini diikuti oleh 500 peserta yang berasal dari berbagai unsur di masyarakat, meliputi Pemerintah Daerah, Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI-Polri, organisasi kemasyarakatan, pelajar, hingga mahasiswa di wilayah Sukoharjo dan sekitarnya.

Dalam sambutannya, Komandan Resor Militer (Danrem) 074/Warastratama, Kolonel Inf Ali Akhwan, menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaannya kepada BPIP atas sinergi apik yang terjalin dalam menggelar kegiatan tersebut. Ia juga menekankan tentang peran penting Pancasila sebagai ideologi negara sekaligus alat pemersatu bangsa, yang seyogyanya dapat diimplementasikan oleh seluruh komponen bangsa Indonesia.

"Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh peserta dapat memahami dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Pancasila adalah dasar yang menguatkan persatuan bangsa kita. Dalam dinamika global dan sosial, nilai-nilai Pancasila harus selalu menjadi pedoman," ujarnya.

Sementara itu, Direktur Sosialisasi Komunikasi dan Informasi BPIP, Agus Moh. Najib, selaku Keynote Speaker di seminar tersebut, menegaskan tentang pentingnya aktualisasi nilai-nilai Pancasila oleh seluruh komponen bangsa. Guru Besar UIN Sunan Kalijaga ini juga menjelaskan mengenai sejarah panjang bangsa Indonesia, mulai dari zaman kerajaan, hingga era kemerdekaan, untuk menunjukkan betapa pentingnya persatuan dan kesatuan dalam membentuk bangsa Indonesia yang majemuk, dengan Pancasila sebagai dasar negara.

"Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta dapat semakin memahami dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, serta memperkuat rasa kebangsaan dan persatuan di tengah masyarakat," tandas Agus Najib.

Turut hadir menjadi peserta dalam acara Seminar Kebangsaan ini, Para Pejabat Forkopimda di Sukoharjo, pimpinan Ormas, pelajar, mahasiswa dan anggota TNI-Polri di wilayah Kodim 0726/Sukoharjo.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.