Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Percepat Penyediaan Sarana Pemerintahan di Empat DOB Papua

📅 Selasa, 28 Mei 2024, 01:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemerintah Percepat Penyediaan Sarana Pemerintahan di Empat DOB Papua Doc: BPMI - Sekretariat Wakil Presiden
Ket. Rapat otsus -- Pimpin Rapat koordinasi BP3OKP, Wapres Harapkan Dana Otsus Berdampak Nyata bagi Masyarakat Papua. Senin (27/5).

JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin menyatakan pemerintah segera mempercepat pembangunan infrastruktur sarana pemerintahan untuk empat daerah otonom baru (DOB) Papua, yakni Papua Tengah, Papua Selatan, Papua Pegunungan, dan Papua Barat Daya.

"Kita percepat, yaitu penyiapan infrastruktur sarana pemerintahan untuk daerah otonomi yang baru, yaitu Papua Tengah, Papua Selatan, Papua Pegunungan, dan Papua Barat Daya, di samping juga infrastruktur yang lain," kata Wapres memberikan keterangan pers usai memimpin Rapat Pleno Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (BP3OKP) di Istana Wapres, Jakarta, Senin (27/5).

Wapres mengatakan bahwa rapat tersebut digelar untuk mengevaluasi perihal percepatan pembangunan otonomi khusus di wilayah Papua.

Adapun, isu yang dibahas, di antaranya tindak lanjut pembentukan empat DOB Papua, penyelesaian masalah beasiswa Siswa Unggul Papua, dan keberlanjutan pembangunan Papua di masa pemerintahan mendatang.

Selain itu, Wapres juga ingin memastikan percepatan pembangunan di wilayah Papua pada sektor-sektor lainnya juga berjalan baik seperti pendidikan hingga transportasi.

"Hal-hal yang kita lihat dapat berjalan baik dan juga penyediaan apa yang kita cita-citakan, yaitu pembangunan pendidikan, kesehatan kemudian juga transportasi, baik yang sifatnya darat, udara, laut itu sudah menjadi program," tuturnya.

Oleh karena itu, kata Wapres, dalam rapat tersebut turut hadir enam anggota BP3OKP perwakilan dari setiap provinsi di Papua.

"Karena itu pada pertemuan hari ini juga kami hadirkan bapak-bapak dari Papua yang juga memberikan laporan dan hal-hal yang jadi krusial akan kita selesaikan termasuk persoalan beasiswa, ini sudah kita selesaikan," ujar Wapres.

Dalam Rapat Pleno BP3OKP yang pertama kali diselenggarakan di Jakarta itu turut dihadiri oleh Mendagri, Menteri PPN/Kepala Bappenas, Wakil Menteri Keuangan, keenam anggota BP3OKP perwakilan, dan Kepala Sekretariat BP3OKP.

BP3OKP diamanahkan untuk mengemban misi besar dalam pembangunan di Papua yang dimuat dalam Rencana Induk Percepatan Pembangunan Papua (RIPPP) Tahun 2022-2041, yaitu mencakup Papua Sehat, Papua Cerdas, Papua Produktif serta Papua Adil dan Damai.

Pelaksanaan Rapat Pleno BP3OKP merupakan salah satu wadah pemerintah dalam menuntaskan secara efektif isu-isu strategis serta tantangan yang muncul dalam pembangunan Papua.

Selama bertugas satu tahun lebih semenjak diangkat, para anggota BP3OKP telah melaksanakan fungsi sinkronisasi, harmonisasi, evaluasi, dan koordinasi (SHEK) dengan baik di wilayahnya masing-masing seperti terus berupaya mengomunikasikan kebijakan pemerintah untuk Papua kepada masyarakat.

Berikutnya, menjembatani aspirasi yang ada di wilayahnya masing-masing melalui koordinasi dengan pemerintah daerah provinsi maupun kabupaten/kota, dan terlibat aktif dalam forum-forum musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) daerah dan musrenbang nasional yang membahas percepatan pembangunan otonomi khusus Papua.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...

PBB akan Alokasikan Dana untuk 12 Krisis Kemanusiaan

56 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.