Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BNPB: Satu selamat dan empat meninggal atas longsor di Arfak Papua

📅 Selasa, 28 Mei 2024, 16:10 WIB | Oleh:
BNPB: Satu selamat dan empat meninggal atas longsor di Arfak Papua Doc: ANTARA/HO-BNPB
Ket. Tim petugas gabungan mengevakuasi korban tanah longsor di Distirk Minyambou, Pegunungan Arfak, Papua Barat, Senin (27/5).

Jakarta -- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan satu orang selamat dan empat orang korban meninggal dunia dalam bencana tanah longsor di Kabupaten Pegunungan Arfak, Papua Barat.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB,Abdul Muhari dalam keterangan di Jakarta, Selasa, mengatakan bahwa satu korban yang selamat saat ini sudah dalam perawatan di Rumah Sakit Warmare.Pusdalops BNPB mengonfirmasi korban yang selamat tersebut ditemukan oleh tim petugas SAR gabungan beberapa saat setelah Distirk Minyambou dilanda tanah longsor pada Minggu (26/5), dan di saat yang bersamaan juga ditemukan dua korban meninggal dunia.

Kemudian, dalam proses operasi pencarian hari kedua, pada Senin (27/5) pukul 15.00 WIB, tim gabungan kembali menemukan dua korban lagi dalam kondisi meninggal dunia.

"Proses pencarian dilakukan penggalian dengan alat berat ekskavator di lokasi longsor. Dengan demikian, total korban tercatat empat orang meninggal dunia akibat kejadian ini," ujarnya.

Atas ditemukannya kelima korban tersebut, katanya, operasi pencarian yang dilakukan oleh tim petugas gabungan,Basarnas, BPBD, TNI/Polri dinyatakan ditutup.

Meski demikian, tim SAR gabungan masih berada di lokasi guna melakukan upaya percepatan penanganan dan mengantisipasi adanya potensi longsor susulan, sebagaimana prakiraan cuaca BMKG wilayah Kabupaten Pegunungan Arfak masih berpotensi diguyur hujan dua hari ke depan.

BNPB mengimbau bila terjadi hujan lebat hingga jarak pandang berkurang dari 100 meter dalam durasi tiga jam lebih, masyarakat diharapkan untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman, khususnya bagi yang tinggal di daerah lereng tebing maupun bantaran sungai.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Nasional
Menbud Optimistis Batik Ind...

Janice Tjen Tersingkir dari China Open

33 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
Janice Tjen Tersingkir dari...
Luar Negeri
400 Sekolah Ditutup dan Ham...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.