Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Petenis Putri Indonesia Aldila Sutjiadi Runner Up WTA 500 Strasbourg di Prancis

📅 Minggu, 26 Mei 2024, 04:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Petenis Putri Indonesia Aldila Sutjiadi Runner Up WTA 500 Strasbourg di Prancis Doc: ANTARA/HO-PELTI
Ket. Petenis putri Indonesia Aldila Sutjiadi (kiri) dan pasangannya asal Amerika Serikat, Asia Muhammad, meraih juara kedua di turnamen WTA 500 Strasbourg yang berlangsung di Paris, Prancis, Sabtu (25/5/2024).

Jakarta - Petenis putri Indonesia Aldila Sutjiadi dan asangannya Asia Muhammad dari Amerika Serikat menjadi runner-up turnamen WTA 500 Strasbourg di Paris, Prancis.

Dalam keterangan tertulis yang diterima ANTARA di Jakarta, Sabtu, pada laga final itu, Aldila/Asia menyerah 6-3, 4-6, 6-10, kepada Cristina Bucsa (Spanyol)/Monica Niculescu (Rumania).

Meskipun gagal menjuarai turnamen ini, Aldila tetap bangga pada pencapaiannya.

"Kami sudah berjuang sekuat tenaga dan memberikan yang terbaik," kata Aldila.

"Saya tetap bangga telah mencapai final dan membawa nama Indonesia di kancah tenis internasional. Saya dan Asia juga semakin solid dan paham satu sama lain. Kami berharap bisa menjadi juara pada turnamen berikutnya," tambah dia.

Perjalanan Aldila/Asia dalam turnamen itu tidak mudah karena harus bertanding sengit di berbagai babak, hingga melaju ke final melawan Cristina Bucsa/Monica Niculescu.

Pada partai puncak, Aldila/Asia menunjukkan performa terbaiknya dengan sempat unggul pada set pertama dengan 6-3.

Namun, Bucsa/Niculescu bangkit merebut set kedua dengan 4-6, sedangkan pada set ketiga, Aldila/Asia terus berupaya mengejar, tetapi lawana tampil lebih solid sampai akhirnya keluar sebagai juara setelah menyudahi set pamungkas ini dengan 6-10.

Sepanjang turnamen, Aldila dan Asia menunjukkan semangat pantang menyerah yang luar biasa besar.

Pada semi final, mereka melawan Erin Routliffe/Leylah Fernandez dalam kondisi hujan yang memaksa pertandingan ini dihentikan sementara.

Aldila/Asia tetap fokus dan akhirnya menang 6-3 5-7 11-9.

Pencapaian Aldila dalam turnamen WTA 500 Strasbourg ini merupakan bukti kerja keras dan dedikasinya dalam dunia tenis.

Ia telah menunjukkan bahwa petenis Indonesia mampu bersaing di level internasional. Aldila diharapkan dapat terus berprestasi dan membawa nama harum Indonesia di kancah tenis dunia.

Sebelum Turnamen WTA Strasbourg, Aldila sudah mengoleksi lima gelar WTA 250, yakni Colombia 2022 (bersama Astra Sharma), Auckland 2023 (Miyu Kato), Austin 2023 (Erin Routliffe), Cleveland 2023 (Miyu Kato) dan Hua Hin 2024 (Miyu Kato).

Sementara, untuk WTA 125, dia juara di Tampico 2022 bersama Tereza Mihalikova, Colina 2022 bersama Yana Sizikova, dan Paris 2024 bersama Asia Muhammad.

Status runner-up WTA 500 Strasbourg menjadi modal kepercayaan diri untuk bertanding dalam Prancis Terbuka pekan depan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.