Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

UMKM Diajak untuk Tingkatkan Inovasi guna Wujudkan Produk Indonesia yang Berkualitas

📅 Sabtu, 25 Mei 2024, 00:11 WIB | Oleh: Tim Penulis
UMKM Diajak untuk Tingkatkan Inovasi guna Wujudkan Produk Indonesia yang Berkualitas Doc: ANTARA/HO-Porkopim Parimo
Ket. Dok- Pj Bupati Parigi Moutong Richard Arnaldo melihat salah satu produk UMKM dalam kegiatan pameran UMKM rangkaian kegiatan Gebyar BBI di Parigi Moutong, Kamis (23/5/2024).

Palu - Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah,mengajak para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) maupun pelaku ekonomi kreatif di kabupaten itu meningkatkan inovasi guna mewujudkan Gerakan Nasional BanggaBuatan Indonesia (GBBI).

"Pelaku UMKM harus mampu meningkatkan kualitas produk supaya mampu bersaing di pasar nasional," kata Penjabat (Pj) Bupati Parigi Moutong Richard Arnaldo di Parigi, Jumat.

Ia menjelaskan dalam pengembangan UMKM pemerintah daerah (pemda) tentu tidak melepas tangan, pendampingan tetap dilakukan melalui Dinas Koperasi dan UMKM, sedangkan untuk pelaku usaha ekonomi kreatif menjadi tanggung jawab Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar).

Menurut data Pemkab Parigi Moutong saat ini tercatat 24.991 UKM tersebar di 23 kecamatan di kabupaten itu, dan pemda berkomitmen untuk melakukan pembinaan dan pendampingan supaya mereka bisa naik kelas.

"Sebelum menuju bangga buatan Indonesia yang perlu harus disiapkan adalah kualitas produk, kemudian perizinan, dan yang tidak kalah penting adalah sertifikasi halal serta pencatatan Kekayaan Intelektual (KI)," tutur Richard.

Ia mengemukakan kampanye GBBI merupakan amanat Presiden Republik Indonesia dalam membangun ketangguhan ekonomi nasional melalui pengembangan potensi-potensi dalam negeri.

Pj bupati juga menginstruksikan instansi terkait memfasilitasi UMKM maupun pelaku ekonomi kreatif lainnya memperoleh label halal maupun izin usaha.

Ini dilakukan guna memastikan bahwa para pelaku usaha dapat terus berkembang, berinovasi, dan meningkatkan kualitas serta daya saing produk mereka.

"Pemerintah harus menjamin kemudahan pelaku usaha mengakses perizinan, dan syarat administrasi lainnya supaya apa yang menjadi harapan pemerintah pusat dapat segera terwujud dengan baik dan pelaku usaha juga dapat mencapai tujuan kemandirian ekonomi," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Kemenbud Targetkan 7.000 Ca...
Megapolitan
DPRD dan Pemkot Bogor Berha...
Ekonomi
Menkeu Suahasil Lantik 5 Pe...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.