- Home
-
- Megapolitan
-
- Optimalisasi Peran Daerah ...
Optimalisasi Peran Daerah dalam Pilkada
Sabtu, 25 Mei 2024, 04:00 WIBBEKASI - Para bupati/wali kota diingatkan agar berperan optimal dalam perhelatan pemilihan kepala daerah (pilkada) tahun ini. Pengingatan ini disampaikan penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Triadi Machmudin. Dia mengatakan ini saat menyerahkan surat perpanjangan jabatan kepada penjabat Bupati Bekasi, Dani Ramdan, yang dipantau Jumat (24/5).
"Segera persiapkan Pilkada Serentak 2024 usai perpanjangan jabatan," tandas Bey.
Menurut Bey Triadi, keputusan perpanjangan masa jabatan Dani Ramdan sebagai penjabat Bupati Bekasi adalah keputusan yang tepat untuk mendukung program akselerasi pembangunan dan menjaga situasi kondusif menjelang pilkada.
Dia mengingatkan mengenai optimalisasi peran daerah dalam pilkada. Menurutnya, menyukseskan Pilkada Serentak 2024 menjadi tugas penting sesuai dengan Pasal 434 ayat 2 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017. Selain optimalisasi peran daerah, Bey juga mengingatkan Dani Ramdan dan kepala daerah lainnya untuk menjaga netralitas ASN menjelang dan selama Pilkada 2024.
Bey juga berharap perpanjangan masa tugas penjabat Bupati Bekasi bisa melancarkan pelaksanaan tugas untuk membawa kemajuan dan kesejahteraan masyarakat. "Harapan dan tugas penjabat bupati memimpin pelaksanaan urusan pemerintahan daerah sesuai dengan ketentuan serta membawa kemajuan demi kesejahteraan," ujarnya.
Selain itu, Bey juga berpesan kepada Dani Ramdan perihal kesiapan menghadapi bencana dalam segala aspek. Sebab Jawa Barat merupakan provinsi yang memiliki potensi tinggi bencana alam. "Penting kesiapan dari berbagai aspek dalam menghadapi bencana baik keamanan, dukungan kesehatan, mitigasi, maupun pencegahan dampak buruk bencana." tutur Bey.
Pada hari Kamis (23/5), bertempat di Gedung Pakuan Kota Bandung, Bey Machmudin menyerahkan surat keputusan mendagri mengenai perpanjangan masa jabatan penjabat Bupati Bekasi kepada Dani Ramdan. "Perpanjangan masa jabatan sudah melalui pertimbangan berbagai aspek, terutama demi menjaga keberlangsungan kinerja Bekasi," kata Bey.
Naik 5 Persen
Sementara itu, Kabupaten Bekasi juga terus mempersiapkan diri menyambut Idul Adha. Pemerintah Kabupaten Bekasi memproyeksikan jumlah hewan kurban yang masuk untuk Idul Adha akan naik lima persen dari tahun lalu. "Kami memprediksi, tahun ini jumlah hewan yang masuk ke Bekasi akan naik lima persen," kata Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi, Dwian Wahyudiharto.
Dwian mengungkapkan, proyeksi kenaikan mengacu tren peningkatan jumlah hewan yang masuk ke Kabupaten Bekasi dalam beberapa tahun terakhir, meski ada inflasi daerah. "Inflasi tidak berdampak karena memang jumlah hewan yang masuk selalu naik tiap tahun," tandas Dwian.
Hal ini menandakan daya beli masyarakat Kabupaten Bekasi masih tinggi. Maka, Bekasi seslalu menjadi salah satu tujuan favorit kedatangan hewan dari luar daerah. Dwian mencatat, sedikitnya 26.000 hewan masuk Kabupaten Bekasi tahun lalu. Jumlah itu terdiri atas 12.000 ekor sapi, 7.000 kambing, serta 7.000 domba.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka, Antara
Berita Terkait:
-
PART Catat Pertumbuhan Penjualan 38,23% pada 2025, Perkuat Diversifikasi Manufaktur dan Siapkan Right Issue serta Buyback Saham.
-
Kabar Baik buat Penumpang! Menhub Minta Maskapai Mudahkan Refund dan Reschedule Tiket
-
Mendorong Kolaborasi Pendidikan Vokasi dengan Dunia Kerja
-
Tim Patroli Presisi Sisir Titik Rawan Demi Cegah Tawuran dan Kejahatan di Jakarta Selatan
-
Cegah LGBT pada Remaja, MUI Kabupaten Bekasi Ajak Orang Tua Perkuat Pendidikan Moral
-
Ancaman Siber Makin Meningkat ditengah Perkembangan AI
-
Bikin Bangga! Pemuda Indonesia Juarai Kompetisi Video UNESCO di Italia
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.