Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG Terbitkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Hujan Lebat di Sejumlah Daerah Sumatera Selatan

📅 Jumat, 24 Mei 2024, 01:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
BMKG Terbitkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Hujan Lebat di Sejumlah Daerah Sumatera Selatan Doc: ANTARA/HO-BNPB
Ket. Ilustrasi - Petugas gabungan menggunakan perahu karet untuk mengevakuasi korban banjir di Muara Enim, Sumatera Selatan, Kamis (23/5/2024).

Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menerbitkan peringatan dini cuaca ekstrem hujan berintensitas sedang-lebat mengguyur sejumlah kabupaten/kota di Sumatera Selatan.

Dalam laporan Stasiun Meteorologi BMKG Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang yang diterima di Jakarta, Kamis, menyatakan bahwa peringatan dini cuaca ekstrem tersebut setidaknya berlaku pada Kamis-Jumat (24/5) pagi.

Hasil analisa ahli meteorologi mendapati selama beberapa jam ke depan hujan berintensitas sedang-lebat disertai kilat dan angin kencang berpotensi melanda Kabupaten Ogan Komering Ulu (Kecamatan Pengandonan, Muara Jaya).

Kemudian, Kabupaten Musi Rawas (Kecamatan Selangit), Empat Lawang (Kecamatan Tebing Tinggi, Lintang Kanan, Talang Padang, Pendopo Barat), dan Kota Lubuk Linggau.

Tim ahli meteorologi juga mendapati keberadaan pola konvergen atau pertemuan angin di wilayah Sumatera Selatan bagian barat juga berpotensi membuat hujan meluas ke Kabupaten Musi Rawas Utara, Lahat, Muara Enim, Ogan Komering Ilir, Banyuasin, Ogan Komering Ulu Selatan, dan Kota Pagaralam.

Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk selalu memperhatikan dan mengikuti perkembangan informasi dan peringatan dini cuaca BMKG, serta mematuhi arahan atau panduan dari pemerintah sehingga bisa memitigasi sejak dini atas dampak yang ditimbulkan.

Berdasarkan panduan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bila hujan telah mengguyur lebih dari 120 menit dan jarak pandang menurun hingga kurang dari 100 meter, makamasyarakat di pesisir sungai/lereng bukit diharapkan untuk segera berlindung atau mengevakuasi diri karena kondisi demikian membuka kemungkinan terjadi bencana banjir, tanah longsor, dan lainnya.

BMKG menilai imbauan tersebut penting untuk diperhatikan oleh masyarakat Sumatera Selatan secara khusus Muara Enim dan Ogan Komering Ulu sehingga terhindar dari dampak bencana banjir susulan, setelah sebelumnya terjadi pada Selasa (21/5) lalu hingga menimbulkan dampak kerusakan rumah-fasilitas publik dengan jumlah yang cukup besar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.