Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pertamina-BRI Dorong UMKM Naik Kelas

📅 Rabu, 22 Mei 2024, 06:15 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Pertamina-BRI Dorong UMKM Naik Kelas Doc: istimewa
Ket. DUKUNG UMKM - PT Pertamina (Persero) bersama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menggelar program Sosialisasi & Pembinaan Pendanaan Usaha Mikro (PUMK): Akselerasi Bisnis UMKM” di Jakarta Utara, kemarin. Program itu dimaksudkan untuk mendukung UMKM naik kelas.

JAKARTA - PT Pertamina (Persero) menggelar program "Sosialisasi & Pembinaan PUMK: Akselerasi Bisnis UMKM" di Jakarta Utara. Program ini merupakan kolaborasi antara PT Pertamina (Persero) dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dalam upaya memberdayakan Usaha Mikro Kecil (UMK) bagi binaan yang telah mendapatkan pinjaman program Pendanaan Usaha Mikro (PUMK).

Hadir dalam kegiatan ini pelaku usaha mikro dan kecil penerima program PUMK Pertamina sinergi BRI yang siap dibina oleh Pertamina. Dewi Sri Utami, Manager Small Medium Enterprise Partnership (SMEPP) Pertamina menyatakan bahwa Pertamina berkomitmen untuk terus memaksimalkan program PUMK melalui pembinaan usaha agar dapat membantu meningkatkan kapasitas pelaku UMK dalam mengembangkan usahanya. Hadir pula dalam kegiatan ini Weri Asdi, Manager Bisnis Mikro Branch Office BRI Tanjung Priok.

"BRI mendukung penuh dalam kemajuan UMK melalui program pendanaan usaha berbasis TJSL yakni PUMK sinergi Pertamina," ujar Weri dalam sambutannya, Selasa (21/5).

Salah satu mitra binaan Pertamina yang kini berhasil mengembangkan usahanya Go Global adalah Lina S. Rahmania. Dia mampu membawa merek makanan bekunya, Sanrah Food mendunia ke Russia, Australia dan Tiongkok melalui kegiatan Expo dan disukai banyak orang.

Atas keberhasilannya, Lina membagikan tips dan triknya dalam mengembangkan usaha agar siap bersaing, dengan terus mengupgrade ilmu kewirausahaan, rajin berpromosi, dan terus berinovasi.

Salah satu peserta, Dede Maesaroh yang memiliki usaha di bidang kuliner, menyatakan bahwa kegiatan ini sangat memberikan manfaat terutama dalam pengembangan usahanya. Melalui kegiatan ini, Dede mendapatkan masukan mengenai kemasan produk keripik kentang yang baik. Harapannya, kegiatan ini tetap terus dijalankan sebagai upaya membantu pelaku usaha mikro dan kecil.

"Alhamdulillah, saya mendapatkan masukan serta munculnya ide untuk mengemas produk keripik kentang buatan saya agar lebih layak dijual", ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...

Pasar pangan murah menjangkau warga Jakarta

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...

Trisakti Bantu Warga Duri Kosambi Olah Sampah

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

2 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

2 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.