Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tiongkok, Jepang, Korsel Sepakati Perjanjian Pengembangan Sumber Daya Air

📅 Selasa, 21 Mei 2024, 00:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tiongkok, Jepang, Korsel Sepakati Perjanjian Pengembangan Sumber Daya Air Doc: ANTARA/Nabil Ihsan
Ket. Deputi Menteri Kebijakan Manajemen Air Kementerian Lingkungan Korea Selatan Park Jae-Heyon, Menteri Sumber Daya Air Tiongkok Li Guoying, dan Wakil Menteri Tanah, Infrastruktur, Transportasi, dan Pariwisata Jepang Koyari Takashi (ki-ka) usai menandatangani kesepakatan bersama terkait sumber daya air di sela-sela World Water Forum (Forum Air Dunia/WWF) ke-10 di Nusa Dua, Bali, Senin (20/5/2024).

Badung - Pemerintah Tiongkok, Jepang, dan Korea Selatan menandatangani pernyataan bersama terkait kerja sama pengembangan sumber daya air (SDA) di sela-sela World Water Forum (Forum Air Dunia/WWF) ke-10 di Nusa Dua, Bali, Senin.

Pernyataan bersama tersebut ditandatangani oleh Menteri Sumber Daya Air Tiongkok Li Guoying, Wakil Menteri Tanah, Infrastruktur, Transportasi, dan Pariwisata Jepang Koyari Takashi, dan Deputi Menteri Kebijakan Manajemen Air Kementerian Lingkungan Korea Selatan Park Jae-Heyon.

Dalam sambutannya, Menteri Sumber Daya Air Tiongkok Li Guoying mengatakan bahwa negaranya telah menjalankan kerja sama yang erat dalam berbagai aspek, termasuk lingkungan dan sumber daya air, dengan Jepang dan Korea Selatan.

"Kami telah melaksanakan banyak rapat tingkat menteri dan mendorong kerja sama konservasi air di tingkat daerah sebagai upaya kontribusi aktif kami dalam memperbaiki kualitas air dunia," ucap Li.

Ia mengatakan, kerja sama tersebut semakin mendesak mengingat perubahan iklim dan aktivitas manusia memiliki pengaruh besar terhadap meningkatnya keparahan dan ketidakpastian terjadinya bencana, seperti banjir dan kekeringan.

Selain itu, Li menyebut usaha pihaknya sesuai dengan amanat Presiden Tiongkok Xi Jinping yang menjadikan manajemen air yang baik sebagai salah satu fokus pemerintahannya.

Pemerintah Tiongkok, ucapnya, juga berkomitmen mengoordinasikan pembangunan berkualitas dan keamanan tingkat tinggi, serta mengutamakan langkah pencegahan.

Ketiga negara itu sepakat bahwa kerja sama trilateral tersebut merupakan hal yang sangat penting dalam menangani masalah air yang dihadapi masing-masing negara.

Kerja sama itu dikembangkan sesuai dengan Memorandum Kerja Sama tentang Mekanisme Rapat Tingkat Menteri antara kementerian ketiga negara yang menangani masalah air yang ditandatangani di Prancis pada 13 Maret 2012.

Pernyataan tersebut juga mengakui pentingnya keikutsertaan generasi muda dalam menangani permasalahan air akibat perubahan iklim, selaras dengan Deklarasi Beijing yang disahkan pada Kongres Air Dunia ke-18 pada September 2023.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...

Pasar pangan murah menjangkau warga Jakarta

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...

Trisakti Bantu Warga Duri Kosambi Olah Sampah

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

2 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

2 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.