Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menko Airlangga Ajak Korsel Tingkatkan Investasi Teknologi di Indonesia

📅 Selasa, 21 Mei 2024, 08:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menko Airlangga Ajak Korsel Tingkatkan Investasi Teknologi di Indonesia Doc: ANTARA/HO-Kemenko Perekonomian
Ket. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (kanan) bertemu dengan CEO LG CNS Shingyoon Hyun (kiri) di Seoul, Korea Selatan, Senin (20/5/2024).

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengajak perusahaan-perusahaan asal Korea Selatan untuk meningkatkan investasi mereka dalam pengembangan teknologi di Indonesia, terutama terkait penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM).

"Kami berharap agar Korea Selatan dapat meningkatkan investasinya di berbagai bidang, salah satunya di bidang pengembangan teknologi ini, termasuk juga untuk peningkatan SDM-nya dengan dukungan pelatihan di bidang teknologi tentunya," kata Airlangga Hartarto di Seoul, Korea Selatan, Senin.

Ia pun menyampaikan apresiasinya terhadap LG CNS, anak usaha perusahaan asal Korea Selatan LG Corporation yang berfokus menyediakan layanan teknologi informasi, yang telah menandatangani perjanjian kerja sama di bidang teknologi dengan Sinar Mas Group.

Kedua perusahaan tersebut berkolaborasi untuk mendirikanjoint venturePenanaman Modal Asing (PMA) di bidang layanan konsultasi manajemendata centersertainformation and communication technology(ICT) yang ditargetkan selesai pada semester kedua tahun ini.

Kerja sama tersebut bertujuan untuk menghadirkan layanan ICT bagi pengembangansmart city, termasuk layanan konsultasi migrasi data berbasiscloud computing.

Airlangga juga mengapresiasi komitmen LG CNS dalam mendukung pengembangan Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagaismart city. Perusahaan tersebut telah terlibat dalam perancangan konsepsmart cityuntuk IKN sejak Desember 2022.

Upaya tersebut bertujuan untuk mengintegrasikanartificial inetelligence(AI), data, dan teknologiclouddalam layanan pintar untuk IKN.

Ia pun berharap bahwa LG CNS dapat memperluas investasinya di Indonesia serta dapat menciptakan bisnis berkelanjutan dan mengembangkan perekonomian Indonesia melalui pembentukan platform teknologi mutakhir.

Berdasarkan pernyataan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian yang diterima di Jakarta, Senin, total nilai perdagangan bilateral Indonesia dan Korea Selatan mencapai 20,8 miliar dolar AS pada 2023.

Negeri Ginseng juga menjadi salah satu investor terbesar Indonesia sepanjang tahun lalu dengan totalforeign direct investment(FDI) senilai sekitar 2,5 miliar dolar AS, atau meningkat 8,7 persen dari 2022.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Olahraga
Hasil Liga Europa: Bournemo...
Olahraga
Madura United Bersuka Cita ...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.